Loading...

dok. Rizki
LAMURIONLINE.COM I BANDA ACEH - Senat Mahasiswa Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menggelar Acara Kajian Ilmiah Keagamaan dengan tema meneladani kepemimpinan dan akhlak Rasulullah menghadapi era 4.0.

Sekaligus momentum Maulid Nabi besar Muhammad Saw tersebut menghadirkan pembicara Prof Dr Farid Wajdi Ibrahim MA.

MC pembukaan dipandu, Selamat Ariga yang juga merupakan pengurus Senat Mahasiswa Pascasarjana UIN Ar-Raniry dan pembacaan ayat suci Alquran dan dilanjutkan dengan shalawat oleh Arinal Fikri SPd.

Sitti Auliawati SPd selalu Ketua Panitia melaporkan perihal persiapan acara kajian ilmiah keagamaan dari awal persiapan hingga bisa terlaksana dengan baik berkat kerja keras dan kekompakan serta keseriusan panitia dalam mempersiapkannya.

Sementara Ketua Senat Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Muhammad Rizki SPdI dalam sambutanya menyampaikan ucapan terimakasih kepada pemateri di sela-sela kegiatan yang begitu padat bisa berhadir untuk memberikan pencerahan. 

"Acara Kajian Ilmiah Keagamaan ini masih dalam momentum Maulid nabi Muhammad SAW dengan tema Meneladani Kepemimpinan dan akhlak Rasulullah menghadapi Era 4.0. Saya mengucapkan terimakasih kepada peserta yang telah mengikuti kajian keilmuan ini dan ribuan terima kasih kepada panitia yang telah sukses mempersiapkan acara dengan sedemikian rupa" ujar Rizki.



Kegiatan dilanjutkan dengan santunan bagi anak yatim sebanyak 20 orang, yang diserahkan oleh pemateri Prof Dr Farid Wajdi Ibrahim MA didampingi Ketua Senat Pascasarjana dan Sekjen Senat Pascasarjana, Muzaris Masyhudi SPd.  

Dalam materinya, Prof Dr Farid Wajdi Ibrahim MA memberikan pemahaman baru dengan kebiasaanya yang tegas dengan bahasa keilmiahannya membuat para peserta serius dan sesekali dibarengi tawa dari peserta yang hadir.

Singa Podium ini juga menyampaikan tentang kesuksesan Rasulullah SAW yang harus dicontoh baik dari model kepemimpinan dan juga akhlaknya. 

"Zaman berubah, tahun silih berganti akan tetapi suri tauladan yang ada pada Rasulullah tidak boleh tergantikan. Wajib di contoh, apalagi pada era industri 4.0 perubahan akhlak sangat perlu bina dan diperhatikan bersama" tegas Prof Farid. 


Usai memberikan materi, Prof Farid menerima penghargaan/cenderamata yang diserahkan Ketua Senat Pascasarjana UIN Ar-Raniry dan dilanjutkan dengan foto bersama serta makan kuah beulangong.

Turut hadir dalam acara tersebut, para dosen UIN Ar-Raniry, Ketua Prodi di lingkungan Pascasarjana UIN Ar-Raniry,  Ketua Dema, Ketua BEM lingkup Aceh, Ketua HMP selingkungan UIN Ar-Raniry dan kampus Tgk Syiek Pante Kulu. Sementara peserta dari kampus Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama (STIS NU) Aceh yang berada di Kabupaten Aceh Besar. Tetaknya di Dayah (pesantren) Mahyal Ulum Al-Aziziyah yang diasuh oleh Tgk H Faisal Ali (Ketua PWNU Aceh) dan ratusan tamu undangan lainnya yang hadir. (rizki/rel)
SHARE :

0 facebook:

Post a Comment

 
Top