Loading...


LAMURIONLINE.COM I BANDA ACEH - Meningkatnya kasus Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di sejumlah daerah di Aceh, dinilai perlu untuk mengambil langkah kongkrit. Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh, Wahyu Saputra, SE menilai perlunya diterapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah daerah di Aceh.

Demikian disampaikan Wahyu Saputra kepada Analisisnews.com di Banda Aceh, Sabtu (27/6). "Harus segera itu dipertimbangkan untuk diterapkan PSBB. Karena selama dua Minggu ini meningkat positif Covid-19 di Aceh," katanya.

Dia menilai, sejumlah daerah yang dipandang perlu penerapan PSBB yakni kota Banda Aceh, kabupaten Aceh Besar dan Aceh Utara. Di ketiga daerah ini, dilihat terjadi peningkatan kasus Covid-19 secara signifikan.

Meskipun demikian, Wahyu menyarankan, perlunya pelibatan tim Epidemiologi Surveilans di daerah, untuk penerapan PSBB. 

"Di daerah kan ada juga tim Epidemiologi Surveilans. Mereka itu perlu juga dilibatkan untuk survey atau identifikasi kira-kira sudah layak atau belum diterapkan PSBB," jelasnya.

Selaku ketua para pemuda di Aceh, Wahyu berpendapat bahwa penting diterapkan PSBB, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. 

"Saya pikir, kalau pendapat saya selaku ketua pemuda, harus segera (diterapkan PSBB)," tandasnya.

Seperti diketahui, tim Percepatan Penanganan COVID-19 memperbarui data kasus pasien yang positif terinfeksi virus Corona di Aceh. Hingga Sabtu (27/6/2020), jumlah kasus positif Covid-19 kini bertambah menjadi 77 orang. Sebanyak 22 di antaranya telah sembuh. 

"Kasus konfirmasi positif COVID-19 di Aceh bertambah lagi delapan orang, sehingga total kasus menjadi 77 orang," ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, Sabtu (27/6) sore. (mariadi/rel)
SHARE :
 
Top