Bupati Aceh Besar Ir H Mawardi Ali didampingi Ketua DPRK Aceh Besar Iskandar Ali SPd menerima penghargaan WTP ke-8 untuk Kabupaten Aceh Besar dari Kepala BPK Perwakilan Provinsi Aceh Arif Agus SE MM,Ak, CPA di Aula BPK Perwakilan Provinsi Aceh, di Banda Aceh, Senin (29/6/2020). Dok. Humas Pemkab Aceh Besar
LAMURIONLINE.COM | BANDA ACEH - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar kembali berhasil meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Tahun Anggaran 2019 untuk ke-8 kali berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Aceh.

Penyerahan WTP ke-8 untuk Kabupaten Aceh Besar tersebut dilakukan oleh Kepala BPK Perwakilan Provinsi Aceh Arif Agus SE MM,Ak, CPA dan diterima Bupati Aceh Besar Ir H Mawardi Ali dan Ketua DPRK Aceh Besar Iskandar Ali SPd di Aula BPK Perwakilan Provinsi Aceh, di Banda Aceh, Senin (29/6).

Hadir dalam kesempatan itu, Sekdakab Aceh Besar Drs Iskandar MSi, Asisten III Setdakab Aceh Besar Jamaluddin SSos MSi, Kepala BPKD Arifin SHi MSi, Sekretaris Inspektur Aceh Besar  Zia Ul Azmi  SH, Plt Sekwan Aceh Besar Fata Muhammad SPd MM, serta Kabag Humas dan Protokol Setdakab Aceh Besar Muhajir SSTP MPA.



Pada kesempatan itu, Arif Agus SE MM,Ak CPA menyampaikan, pemeriksaan ditujukan untuk memberikan opini atas kewajaran laporan keuangan pemerintah dengan memperhatikan kesesuaian laporan keuangan dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan, efektivitas sistem pengendalian intern, dan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan.

Bupati Aceh Besar Ir H Mawardi Ali menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan semua pihak, sehingga WTP ke-8 ini dapat diraih untuk mengharumkan nama Kabupaten Aceh Besar. Namun demikian, pihaknya akan memperhatikan kelemahan dan kekurangan yang ada sesuai dengan rekomendasi BPK Perwakilan Provinsi Aceh. 

"Pemkab Aceh Besar dan jajarannya sangat bersyukur atas capaian WTP ke-8. Kita semua selalu bertekad mewujudkan pemerintahan dan masyarakat yang makmur dan sejahtera," ungkap Ir Mawardi Ali.

Dikatakannya, Aceh Besar sangat berbahagia karena bisa meraih WTP ke-8, apalagi di tengah kondisi pandemi Covid-19. Itu pula sebabnya, sambung Bupati Aceh Besar, kesehatan fiscal akan menentukan pula predikat WTP bagi sebuah kabupaten/kota. Dengan demikian anggaran pembangunan daerah mesti digunakan seefektif dan seefisien mungkin untuk peningkatan kemakmuran masyarakatnya. 

“Terimakasih untuk semua dukungan DPRK dan OPD serta seluruh elemen masyarakat hingga kembali memperoleh penghargaan WTP untuk ke delapan kalinya sejak 2012 lalu,” pungkas Mawardi Ali.

Hal senada juga diungkapkan Ketua DPRK Aceh Besar Iskandar Ali SPd. Menurutnya,  prestasi itu sangat mengharumkan nama daerah. 

"Ini merupakan prestasi terbaik kita bersama dan harus menjadi kita semakin bersemangat untuk kemajuan masyarakat dan Aceh Besar yang kita cintai bersama ini," ucapnya. (mariadi/rel)
SHARE :
 
Top