Loading...

*Harga Daging Berkisah Rp140.000 sampai Rp150.000 / Kg

dok. lamurionline.com/herman
LAMURIONLINE.COM I INGIN JAYA - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah, tepatnya hari meugang pertama, Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali bersama Forkopimda meninjau langsung Pasar Induk Lambaro, Ingin Jaya, Aceh Besar, Rabu (29/07). Sidak Bupati tersebut terkait tercukupinya kebutuhan pokok warga di masa pandemi Covid-19, termasuk pengecekan harga dan ketersediaan stok daging meugang.

"Hasil pantauan langsung di lapangan, kita mendapati bahwa harga kebutuhan pokok di Pasar Induk Lambaro masih tergolong stabil. Kecuali cabai merah yang mengalami sedikit kenaikan. Selain itu, di lebaran Idul Adha tahun ini, daya beli masyarakat yang agak kurang, karena pandemi Covid-19. Kita berharap pandemi ini segera selesai dan aktivitas masyarakat dan pedagang bisa kembali normal" ujar Mawardi Ali di sela-sela peninjauan pasar tersebut.

Mawardi juga menyebutkan di Aceh Besar hingga saat ini harga daging masih berkisar antara Rp140.000 - 150.000 / Kg. Hal ini sebutnya tidak berbeda dengan hari raya sebelumnya. Lebih lanjut Bupati Mawardi Ali akan terus memantau perkembangan harga dan juga distribusi kebutuhan pokok agar ketersediannya tercukupi.


Usai meninjau Pasar Induk, Bupati langsung bergerak menuju Rumah Potong Hewan (RPH). Pada kesempatan itu, Bupati Aceh Besar juga menganjurkan warganya untuk menyembelih lembu atau sapi di Rumah Potong Hewan (RPH) yang sudah disediakan Pemkab Aceh Besar yang juga berlokasi di Lambaro. Ia menyebutkan standard yang digunakan di RPH tersebut sudah memenuhi protokol kesehatan Covid-19.

"Namun jika masyarakat ingin menyembelih hewan qurban di gampong atau masjid, maka kita harapkan tetap memenuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19" ujar Bupati.

Sementara itu, Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Aceh Besar, Drh Eva Fitriani menyatakan untuk pemotongan hewan qurban di setiap gampong juga akan diturunkan tim pemantauan sebelum pemotongan sapi qurban dilakukan warga untuk memastikan sapi itu sehat.

"Kita nanti akan bekerjasama dengan Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Aceh yang akan turun langsung ke lapangan" sebut Eva.

Sementara Ketua Komisi II DPRK Aceh Besar, Mursalin SHI yang turut hadir di RTH memastikan pemotongan hewan secara standard dan higienis serta aman dikomsumsi oleh masyarakat. 

Editor: Abrar
SHARE :
 
Top