Loading...

dok. AM
LAMURIONLINE.COM | ACEH - Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Provinsi Aceh menggelar Bakti Sosial (Baksos) Bersih Masjid berlangsung di Masjid Tuha Indrapuri, Aceh Besar, Minggu (06/09) pagi. Kegiatan ini merupakan rangkaian milad BKPRMI yang ke-43 yang diperingati setiap 3 September.



Ketua MPW BKPRMI Aceh, Ust Akhyar Mohd Ali MAg pada kegiatan tersebut menghimbau supaya pengurus BKPRMI bisa menjadi pelopor kemakmuran masjid dan meunasah tempat tinggalnya.

"Kita menjunjung 5 Khittah BKPRMI, yaitu Muwahid (berperan sebagai pemersatu ummat), Mujahid (Pembela kebenaran), Musyaddid (Pelurus jika ada persoalan yanh tidak sesuai), Muaddib (Pendidik dengan mengembangkan TPA dan pengajian) serta Mujaddid (pemelihara iman,  sehingga semangat beragama masyarakat dapat terjaga)" ujar Ust Akhyar.

Sementara Ketua DPW, Dr Mulia Rahman MA berharap supaya BKPRMI terus bergerak dan berbuat yang terbaik untuk kemaslahatan ummat.

"Walau tengah dilanda pandemi Covid-19, rangkaian kegiatan Milad BKPRMI sukses dilaksanakan dari 3 September 2020, seperti donor darah di masjid Baitussalihin Ulee Kareng dan UTD PMI Banda Aceh,  haflah, zikir,  tabligh akbar dan membersihkan masjid" tutur Mulia Rahman.

Selain bakti sosial membersihkan lingkungan masjid, acara juga diisi dengan refleksi singkat tentang sejarah dan visi misi BKPRMI yang disampaikan oleh Ust Akhyar Mohd Ali MAg selaku Ketua MPW BKPRMI Aceh.

Ketua DPW Dr Mulia Rahman MA turut menyerahkan sumbangan untuk kemakmuran masjid Tuha Indrapuri, yang diterima langsung oleh Ketua BKM Mirwar, SPdI.

Selaian itu, seluruh peserta yang hadir mendapatkan pencerahan dari Ismawardi tentang sejarah Masjid Tuha Indrapuri sejak masa kekuasaan Hindu,  masa Sultan Iskandar Muda dan zaman kolonial Belanda.

Sejarah ini menjadi bukti bahwa begitu organg tua terdahulu memperjuangkan Islam. Sehingga di pekarangan masjid pun dibangun 3 pusat pendidikan.  Di sebelah selatan dirikan dayah (Dayah Abu Indrapuri) sebelah barat MIN dan Sebelah Utara SMI (MTsN). Walau bangunan itu sdh tidak ada, namun bukti fondasi masih tempak terlihat jelas.

Rangkaian acara refkeksi milad BKPRMI ke 43 tersebut ditutup dengan doa oleh Ketua Umum DPD Aceh Besar, Ust Herman. (AM/red)
SHARE :
 
Top