Loading...


LAMURIONLINE.COM | ACEH - Konsultan Pendamping Wilayah Aceh / KPW P3MD Provinsi Aceh, Kamis (24/09) melanjutkan kunjungan kerja lintas Barat-Selatan, tepatnya Aceh Barat Daya. Dalam Rombongan Tersebut turut dihadiri KoorProv KPW P3MD Aceh, Zulfahmi Hasan beserta 4 Tenaga Ahli Madya (TAM) Lainnya di P3MD Provinsi Aceh yaitu Mursyidan, Busra,  Yosi suryaningrat dan Maulizan.

Kunjungan KPW/TPP P3MD Provinsi Aceh untuk memberikan sebuah solusi serta mendorong komitmen bersama seluruh TPPI Kabupaten Aceh Barat Daya di setiap jenjang untuk mendorong Pemerintah Gampong melakukan percepatan Pencairan Dana Desa Tahap III Tahun Anggaran 2020, Penyaluran BLT Tahap II bulan Juli, Agustus dan September (Salur 1, 2 & 3) serta terus melakukan pendampingan Percepatan Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Desa Tahun 2021 Sesuai Dengan Permendes nomor 13 Tahun 2020 Tentang Prioritas Dana Desa tahun 2021. 

Pada kesempatan  itu Korprov P3MD Provinsi Aceh, Zulfahmi Hasan menyampaikan progres Dana Desa di Kabupaten Aceh Barat Daya (Pencairan & Penyaluran) Sudah sangat baik namun diharapkan agar dapat lebih didorong kembali Pemerintah Gampongnya untuk melakukan langkah-langkah percepatan terhadap beberapa point penting.

Beberapa point yang harus segera didorong dan dipacu oleh seluruh jajaran TPPI Kabupaten Aceh Barat Daya menurut KoorProv P3MD Provinsi Aceh yang biasa disapa Pak Fahmi tersebut diantaranya, Percepatan Pencairan Dana Desa Tahap-3 T.A 2020, Dalam hal ini diharapkan setiap jenjang TPPI sesuai dengan kewenangan masing-masing seperti PLD lakukan pendampingan dan dorong percepatan ke Pemerintah Gampong, PD Melalui Pihak Kecamatan dan juga hal nya TAPM agar melakukan koordinasi intens ke DPM Kabupaten untuk mendorong Desa agar segera mengambil langkah percepatan yg dimaksud. 

Menurutnya,  Pemerintah Aceh dari awal sudah berkomitmen untuk hal percepatan Pencairan Dana Desa, yang dibuktikan dengan adanya 3 Kabupaten Kota Pada Pencairan Dana Tahap-1 yang lalu dapat dicairkan di bulan Januari 2020..

Kedua, sebut Zulfahmi lagi untuk Penyaluran BLT Tahap-2 (Salur 1, 2 dan 3 atau Juli, Agustus dan  September) KoorProv juga menegaskan agar seluruh TPPI Abdya dapat terus mendorong Pemerintah Gampong untuk segera melakukan penyaluran, apalagi dimasa Pandemi Covid-19 yang kian merebak saat ini yang tentunya produktifitas masyarakat menurun drastis tandasnya.

Menurut pria yang sudah malang melintang di dunia pemberdayaan ini, dari hasil pengamatannya mayoritas penerima BLT adalah kaum ibu/kaum hawa yang notabene adalah janda yang tentunya memiliki tanggungan anak yatim yang membutuhkan asupan gizi dan makanan. 

Dimana tambahnya, dengan mereka segera menerima BLT tersebut dapat mengurangi sedikit beban belanja kebutuhan pokoknya.

Sementara yang ketiga, dalam hal percepatan lenyusunan dokumen Perencanaan Desa Untuk Tahun Anggaran 2021 (RKPDes & APBDes), Fahmi mengingatkan kembali agar sesuai Dengan Permendes nomor 13 Tahun 2020 Tentang Prioritas Dana Desa tahun 2021.

Dalam hal ini peran pendamping sangat besar dalam membuka ruang berfikir kepada Pemerintah Desa dan Masyarakat dalam hal pengayaan kegiatan yang bisa dilakukan oleh desa sesuai dengan peraturan yang baru saja diluncurkan oleh Kemendesa PDTT. Intinya Tahun 2021 Lebih difokuskan kepada pemulihan ekonomi dampak dari Covid-19 seperti halnya Untuk ketahanan pangan, serta kegiatan prioritas lainnya.

Sementara TAM Infrastruktur Desa, Busra ST memaparkan terkait Data SarPras, untuk pengendalian datanya  sudah lebih baik dari tahun sebelumnya, sehingga data sudah layak dipublish untuk kepentingan program atau pemerintah. Busyra menegaskan terkhusus kepada TA ID kabupaten dan PDTI bahwa untuk mengendalikan data sarpras, melakukan validasi secara berjenjang untuk menghasilkan data sarpras yang berkualitas.

Di sisi lain, TAM.Pengembangam Ekonomi Lokal P3MD Aceh, Mursyidan mengatakan salah satu prioritas penggunaan dana desa tahun 2021 ke depan adalah pemulihan ekonomi desa, upaya ini adalah bagian dari rencana pembangunan berkelanjutan /SDGs desa sebagai mana yg telah di canangkan Menteri Desa beberapa waktu yang lalu.

"Oleh karena itu mari kita lebih fokus lagi dalam mendampingi desa dengan pengembangan dan revitalisasi Bumdes di desa desa" ujarnya.


Koordinator TAPM Kabupaten Aceh Barat Daya, Fitriadi SE menyampaikan dengan kunjungan Tim KPW P3MD Provinsi Aceh diharapkan dapat lebih memacu semangat kerja jajaran pendamping di setiap jenjang dalam wilayah Kabupaten Aceh Barat Daya dalam hal mendampingi desa serta dalam penyajian data agar lebih baik lagi. Karena tambahnya, tanpa sebuah data yang akurat dan valid semua kinerja pendampingan yang selama ini dilakukan tidak akan dapat ditunjukkan atau dibuktikan.

Terakhir Fitriadi  menyampaikan ucapan terimakasih atas kunjungan Tim dari KPW P3MD Provinsi.

"Kunjungan Tim KPW kali ini sangat tematik dan  membantu proses fasilitasi semua bidang yang sedang kami lakukan" tutup Fitriadi, Koordinator TAPM Abdya. (mursyidan/rel)
SHARE :
 
Top