lamurionline.com -- Banda Aceh : Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman meresmikan pengoperasian Booster Pump Reservoir Taman Sari dan Water Treatment Plant (WTP) milik PDAM Tirta Daroy di Lambaro yang telah ditingkatkan kapasitas produksinya (uprating), Kamis (31/12/2020).



Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman foto bersama Wakil Wali Kota Zainal Arifin, Sekda Kota Amiruddin SE MSI usai meresmikan pengoperasian Booster Pump Reservoir Taman Sari dan Water Treatment Plant (WTP) milik PDAM Tirta Daroy di Lambaro, di Banda Aceh, Kamis (31/12/2020).

Reservoir Taman Sari memiliki daya tampung 3.000 meter kubik dan dilengkapi empat booster pump untuk melayani pendisbutrian air ke 20 ribuan pelanggan. Sementara WTP Lambaro telah di-upgrade kapasitas produksinya dari 500 menjadi 800 liter per detik. Kualitas airnya juga semakin baik.

Wali Kota Aminullah menyebutkan peresmian kedua proyek vital tersebut, menjadi momentum peningkatan kualitas dan kuantitas air bersih bagi warga kota. “Reservoir ini akan menjangkau 20 ribu pelanggan di empat kecamatan, yakni Meuraxa, Baiturrahman, Kuta Raja, dan Jaya Baru,” katanya di lokasi reservoir Taman Sari, tepatnya di belakang gedung DPRK Banda Aceh.

Sementara uprating WTP Lambaro bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus kualitas air. “Jika selama ini sedikit keruh menjadi lebih bersih. Kemudian juga untuk mengantisipasi penambahan jumlah pelanggan mengingat Banda Aceh yang terus berkembang. Insya Allah semua bisa ter-cover dan lebih maksimal pelayanannya,” katanya lagi.

Pemko Banda Aceh di bawah kepemimpinan Aminullah Usman dan Zainal Arifin menaruh atensi khusus terhadap penyelesaian permasalahan air bersih. “Ini memang sudah menjadi komitmen kami sedari masa kampanye. Sejak 2017 hingga 2020, kita sudah mengucurkan anggaran sebesar Rp 61 miliar untuk penuntasan problem air bersih. Dan insya Allah pada 2021 akan kita plot lagi sebesar Rp 16 miliar,” ungkapnya.

Dana tersebut, di antaranya akan digunakan untuk finalisasi proyek reservoir Lampulo guna memenuhi kebutuhan air di Pasar Al-Mahirah, Kecamatan Kuta Alam, dan sekitarnya. “Saya juga meminta PDAM untuk menambah reservoir baru berkapasitas 10 ribu meter kubik. Dengan begitu, pelayanan air bersih akan semakin optimal menjangkau sembilan kecamatan di Banda Aceh. Lokasinya nanti kita tentukan di mana yang tepat.”

Di samping pelayanan kepada masyarakat, wali kota turut mengharapkan kontribusi PDAM Tirta Daroy dalam pembangunan kota semakin meningkat. Salah satunya dengan terus memperbesar setoran pendapatan ke kas daerah. “Tahun lalu setorannya Rp 2 miliar, tahun sebelumnya lagi Rp 3 miliar, maka tahun depan saya menargetkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari PDAM Tirta Daroy sebesar Rp 5 miliar,” ujar wali kota.

Turut hadir pada acara peresmian yang ditandai dengan prosesi pengguntingan pita dan peusijuk itu, antara lain Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin, Sekda Banda Aceh Amiruddin, Dirut PDAM Tirta Daroy T Novizal Aiyub, dan sejumlah Kepala SKPK terkait. Hadir pula dua pimpinan DPRK Banda Aceh, yaitu Isnaini Husda dan Usman, serta para pejabat lainnya. (Mar/Ril)

SHARE :
 
Top