ACEH – Jembatan merupakan salah satu infrastruktur yang sangat vital dalam mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi dan jalur akses masyarakat gampong terutama wilayah pedalaman di Aceh. Sayangnya, saat ini ada jembatan di Kabupaten Aceh Besar yang masih belum tuntas dikerjakan, salah satunya di Gampong Panca dan Panca Kubu Mukim Gunung Biram Kecamatan Lembah Seulawah. Padahal jembatan ini menjadi penghubung penting masyarakat di gampong tersebut. Apalagi di saat hujan, akibat tidak adanya jalur akses, kegiatan masyarakat lumpuh total. 

Untuk itu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Fraksi Golkar, Ansari Muhammad SPt MSi mendesak Pemerintah Kabupaten dan Provinsi supaya segera dilakukan pekerjaan lanjutan.

Ansari yang juga anggota Komisi V DPRA Bidang Kesehatan dan Sosial mengatakan perbaikan jembatan penghubung tersebut sangat mendesak karena menjadi salah satu factor meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat Gampong Panca dan Panca Kubu. 

“Jangan sampai terganggu perekonomian yang disebabkan kurang layaknya infrastruktur,”jelas pria asal Montasik ini kepada Lamurionline.com Sabtu (09/01).

Dia menandaskan, akibat dari rusaknya jembatan penghubung tersebut, maka dikhawatirkan aktivitas perekonomian Panca dan Panca Kubu yang berpenduduk lebih kurang 100 KK tersebut terganggu. Padahal, sebut Ansari, jembatan yang pertama sekali dibangun tahun 2012  dan dilanjutkan masa kepemimpinan Gubernur Irwandi-Nova masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat kedua gampong itu. Namun saat ini belum ada tanda akan dilanjutkan pembangunannya.


Untuk itu, Ansari berharap pembangunan jembatan yang memiliki panjang 120 meter ini bisa segera dilanjutkan oleh pemerintah. 

"Jika hujan air sungai yang mengalir sangat deras, sehingga masyarakat tidak mempunyai akses jalan lain kecuali melewati sungai ini" ujar Ansari. 

Lebih lanjut, Ansari menyebutkan bila terjadi musim hujan berkepanjangan bisa jadi stok makanan masyarakat bisa habis karena tidak adanya akses ke pusat pasar.

"Belum lagi ada orang yang sakit yang harus di bawa ke rumah sakit dengan segera" jelasnya. 

Selain itu, sebutnya lagi bagi anak sekolah terpaksa harus meliburkan sekolahnya karena tidak bisa melewati arus sungai yang sangat deras itu. Ditambah saat ini curah hujan sangat tinggi yang mengakibatkan meluapnya air sungai. Otomatis mengakibatkan aktifitas masyarakat gampong tersebut lumpuh total. 

Untuk itu, dia sangat berharap nantinya ada pos anggaran yang bisa diplotkan untuk pembangunan jembatan itu. Ataupun jika ada pos anggaran dari kegiatan lain yang tidak terpakai bisa digeser untuk memprioritaskan pembangunan jembatan itu. Hal ini sangat mendesak mengingat kebutuhan masyarakat yang dibilang cukup memprihatinkan.

Dia khawatir, jika jembatan tersebut tidak kunjung dilanjutkan, maka kondisi ekonomi masyarakat semakin parah dan terisolir jika tidak disikapi dengan sesegera mungkin. (hrn/abr)

SHARE :
 
Top