LAMURIONLINE.COM I KOTA JANTHO – Sebanyak 604 operator gampong se-Kabupaten Aceh Besar mengikuti Bimbingan Teknis Operator Gampong Aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG). Kegiatan yang mengusung tema mewujudkan data akurat dan bermanfaat untuk efektivitas penyelenggaraan Program Kesejahteraan Sosial tersebut dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Aceh Besar, Drs Sulaimi MSi di Aula Dinsos Aceh Besar, Kota Jantho, Senin (22/3). Hadir dalam kegiatan pembukaan, Sekretaris Dinsos Aceh Besar Aulia Rahman SSTP MSi, Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinsos Aceh Besar Ahmad Suardi SP, dan pejabat terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Sekdakab Aceh Besar Drs Sulaimi MSi kegiatan tersebut sangat strategis, karena data SIKS-NG akan menjadi dasar penganggaran dan pelaksanaan berbagai program penanganan kemiskinan. Data SIKS-NG tingkat kabupaten juga akan diserahkan ke tingkat provinsi untuk diverifikasi dan divalidasi untuk selanjutnya dikirim ke pemerintah pusat. Sebelum dikirim ke pemerintah pusat, data terlebih dahulu disahkan oleh Bupati Aceh Besar. Dengan demikian diperoleh data yang valid, mulai dari pusat, provinsi, kabupaten hingga ke semua gampong.

Menurut Drs Sulaimi MSi, Kabupaten Aceh Besar memiliki wilayah yang sangat luas. Karena itulah, kontribusi dan peran para operator gampong untuk menyukseskan SIKS-NG tersebut selalu sangat diharapkan. Apalagi, jelasnya, data yang valid merupakan unsur yang sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah.

Sekdakab Aceh Besar itu juga mengajak semua stakeholder dan masyarakat untuk bersama-sama ikut komit membangun Aceh Besar yang lebih baik dan sejahtera. Khusus kepada peserta Bimtek, diharapkan untuk mengikuti seluruh kegiatan dengan baik dan selanjutnya bekerja profesional serta sungguh-sungguh demi kelancaran Program SIKS-NG.

Sekdakab Aceh Besar Drs Sulaimi MSi didampingi Kadis Sosial Aceh Besar Bahrul Jamil SSos MSi menyerahkan training kit kepada peserta Bimbingan Teknis  Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation di Aula Dinsos Aceh Besar, Senin (22/3/2021). dok. Humas Pemkab Aceh Besar


Kadis Sosial Aceh Besar, Bahrul Jamil SSos MSi menjelaskan, Bimtek itu merupakan kegiatan penting yang dilaksanakan secara formal dalam rangka meningkatkan kapasitas petugas verifikasi dan validasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Verifikasi dilakukan agar data kemiskinan bisa terverifikasi dengan baik, sehingga secara otomatis, penanganan kemiskinan pun bisa dilakukan dengan baik.

Sementara itu, ketua penyelenggara Nuradiana SSTP melaporkan, selain operator gampong, Bimtek itu turut dihadiri TKSK yang berperan sebagai pengawas verval DTKS dan juga petugas SLRT yang berperan aktif sebagai pemeriksa data.

Ditambahkannya, Bimtek SIKS-NG tahun 2021 akan dilaksanakan secara paralel untuk 604 dari 23 kecamatan se-Aceh Besar dan akan dilaksanakan sejak 22 Maret hingga 6 April 2021. Untuk tahap pertama, Bimtek diikuti 72 peserta, masing-masing dari Kecamatan Seulimuem sebanyak 47 orang, Kota Jantho sebanyak 13 orang, dan Lembah Seulawah 12 orang. (mariadi/rel)

SHARE :
 
Top