Anak yatim sedang membongkar Mesin Motor Matic di Bengkel Munir Service

LAMURIONLINE.COM I SIGLI - Enam anak Yatim Pidie Binaan Oprhan Kafala Program Baitulmaal Muamalat yang sekolah di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) maupun Sekolah Menengah Atas (SMA) dikirim untuk mengikuti program Training Reparasi Sepeda Motor di Bengkel Munir Service Kota Mini Bernueun. 

Mereka akan mengikuti program Training Bengkel selama satu bulan penuh (tiga puluh kali pertemuan) dengan harapan menjadi sosok-sosok yang terampil dan siap menjadi teknisi handal di Pidie. 

Kegiatan Training Reparasi Sepeda Motor ini difasilitasi oleh Orphan Kafala Program Pidie bersama Baitulmaal Muamalat yang di Inisiasi oleh Zikrillah. 

“Hari ini kita meninjau enam Anak Yatim Pidie ke Bengkel Munir Service untuk Monitoring Progres Belajar Training Reparasi Sepeda Motor selama satu bulan” kata Staff Program OKP Pidie Zikrillah. Selasa (13/7)

Zikrillah menyebutkan, ke-enam peserta Training Reparasi Sepeda Motor yang dikirim ke Bengkel Munir Service adalah Siswa Aktif dan Anak Yatim Pilihan yang berminat menjadi Mekanik tapi belum mempunyai pengalaman.

“Anak yatim ini memiliki prospek yang bagus untuk mengisi lapangan pekerjaan nantinya. Mereka berasal dari beberapa kecamatan yang ada di Pidie, mulai dari Kecamatan Batee, Peukan Baro, Geulumpang Tiga, Mutiara Timur dan Kembang Tanjong" terang Zikrillah.

Ditambahkan lagi, dana program Training Reparasi Sepeda Motor ini bersumber dari Pemerintah Arab Saudi yang di kelola oleh Islamic Development Bank (IsDB) dan di saluran kepada Baitulmaal Muamalat. 

“Anak Yatim ikut program Training Reparasi Sepeda Motor ini dengan dana zakat dari Pemerintah Arab Saudi. Tunjukkanlah bahwa kalian memang pantas dan mampu mendapatkan bantuan tersebut dalam meningkatkan SDM Unggul Indonesia Maju sebagaimana Slogan Pemerintah" ungkap Zikri Alumni Pasca UIJ Jakarta kepada anak yatim.

Zikrillah Staff Program OKP BMM Pidie
sedang Monitoring Progres Belajar Mekanik Anak Yatim
Para peserta Training Reparasi Sepeda Motor merasa senang karena direkomendasikan oleh Pengasuh anak yatim dan terpilih menjadi peserta dalam program training bengkel ini dari 354 anak yatim binaan OKP BMM Pidie, hanya mereka yang direkomendasikan oleh Pengasuh.

Rahmat Hidayat salah satu Anak Yatim Binaan OKP BMM Pidie Sekolah di SMK 2 Sigli sekarang duduk di kelas Tiga, Sangat senang, karena dia direkomendasikan oleh Pengasuh untuk mengikuti kegiatan ini, ini sangat sesuai dengan Jurusan saya di sekolah, apalagi saya sudah kelas tiga, akan ada ilmu dan pengalaman baru bagi saya untuk menjadi mekanik.

Keenam peserta Anak Yatim yang Mengikuti Training Reparasi Sepeda Motor yang belajar di Bengkel Munir Service adalah, Rahmat Hidayat, Reval Andika, Muhammad Misbah Ramadhan, Putra Maulana, Muhammad Azmar dan Salman Al-Farisi. (smh/rel)

SHARE :
 
Top