LAMURIONLINE.COM I ACEH BESAR - Memasuki tahun ajaran baru 2021/2022, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Aceh Besar mulai menerapkan pembelajaran riset. Menurut kepala MAN 4 Aceh Besar, Hj Nuranifah, SAg, pembelajaran riset merupakan implementasi dari penetapan MAN 4 Aceh Besar sebagai salah satu madrasah unggulan riset di Aceh oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI melalui keputusannya nomor 6757 tahun 2020.

“Sebagai tahap awal mata pelajaran riset akan diberikan kepada siswa kelas X dalam bentuk muatan lokal sebanyak dua jam pelajaran per minggu”, kata Nuranifah dalam rilis yang diterima media ini, Senin (12/7). Sedangkan bagi siswa lainnya yang berminat mendalami riset dapat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler riset sejumlah enam jam pelajaran per minggu, tambah ketua Kelompok Kerja Kepala Madrasah (K2M) Madrasah Aliyah Provinsi Aceh ini. Mata pelajaran riset akan diampu oleh Nurchaili SPd MKom, Ismail SPdI MAg dan Eva Maulida S.Pd MPd.

Nuranifah menjelaskan, untuk mewujudkan madrasahnya sebagai madrasah unggulan riset, pihaknya telah  menjalin kerja sama dengan dua perguruan tinggi terkemuka di Aceh. “Kami telah menandatangai Memorandum of Agreement (MoA) dengan Universitas Syiah Kuala (USK) dan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry (UINAR)”, kata Nuranifah. Dengan USK kami menggandeng Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), sedangkan dengan UINAR kami menggandeng Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M), jelasnya. Penandatanganan MoA berlangsung di Aula Madrasah Terpadu Tungkob, Kamis (1/6).

Lebih lanjut Nuranifah mengungkapkan, guna menyukseskan pembelajaran riset di madrasah yang berlokasi di Gampong Tungkob, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar ini, guru dan tenaga kependidikan (GTK) telah dibekali dengan pengetahuan dan wawasan tentang riset melalui Pelatihan Pengembangan Kurikulum Madrasah Unggulan Riset yang telah berlangsung 1-3 Juni 2021. Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari kalangan akademisi, pejabat terkait dan instruktur nasional.

Sementara ketua tim penjamin mutu MAN 4 Aceh Besar, Nurchaili SPd MKom. berharap dengan adanya pembelajaran riset dapat menumbuhkan perilaku mandiri, berprestasi, berpola pikir kritis, ilmiah, dan kreatif di kalangan siswa MAN 4 Aceh Besar. Dengan demikian akan lahir generasi yang teguh beriman kepada Allah Swt, berakhlakul karimah dan berwawasan global, tutur pencetus branding MAN 4 Aceh Besar , “The Place for Young Researchers” ini.

SHARE :
 
Top