* Kerjasama Dengan Polres Aceh Besar 



lamurionline.com -- Kota Jantho : Sebanyak 965 Santriwati Dayah Ruhul Fatayat Seulimeum yang dipimpin oleh Wakil Bupati Aceh Besar Tgk. H. Husaini A. Wahab atau yang akrab disapa Waled Husaini lakukan vaksinasi Covid-19 yang bekerjasama dengn Polres Aceh Besar, Senin (15/11/2021).

Pimpinan Dayah Tgk H Husaini A Wahab, kepada media ini mengatakan, total keseluruhan mencapai 965 orang santriwati yang sudah menjalani vaksinasi. “Target semua santriwati dayah kami bisa dilakukan vaksinasi,” katanya.

Waled menjelaskan, vaksinasi untuk santri dan santriwati di lingkungan dayah ini sebagai upaya menciptakan herd immunity sekaligus mencegah munculnya kluster baru Covid-19 di lingkungan dayah. “Kita tahu, kehidupan berjamaah di dayah merupakan hal yang biasa, supaya tidak muncul satu kluster baru maka kita bekali para santri dan santriwati dengan vaksinasi, ini juga sebagai upaya menciptakan herd immunity di lingkungan dayah,” jelasnya.

Selain itu, menurut Waled, vaksinasi untuk santri dan santriwati merupakan ikhtiar bersama guna mewujudkan pendidikan yang normal. “Agar proses belajar dan mengajar normal maka kita lakukan vaksinasi, selain itu juga untuk mendukung program Pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, vaksinasi di pesantren Seulimeum sebagai contoh bagi pesantren lainnya, menurutnya vaksinasi penting untuk kesehatan dan vaksin halal sesuai fatwa (Majelis Ulama Indonesia) MUI. “Masyarakat tak perlu khawatir, vaksinasi ini untuk kesehatan dan halal sesuai keputusan MUI,” terang Waled

Selanjutnya, Waled mengucapkan terimakasih kepada TNI dan Polri yang telah bekerja keras guna menyukseskan program Pemerintah dalam memulihkan kesehatan. “Terimakasih kepada jajaran Polri pada hari ini dalam menyukseskan vaksinasi, ini merupakan upaya Pemerintah dalam memulihkan kondisi kesehatan seperti semula,” ungkap Waled.

Sementara itu, Irwasda Polda Aceh, Kombes. Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M, memberi semangat dan sosialisai, pentingnya vaksinasi. “masalah vaksin ini sebenar nya bukan untuk pembunuhan tetapi untuk penyelamatan rakyat. Untuk kekebalan tubuh, apabila semuanya sudah di vaksin Insya Allah bisa hidup sehat dan negri kita bebas Dari Covid 19,” tegasnya.

Menurutnya, satu kebanggaan dan terimakasih kepada pesantren, mudah mudahan pesantren ini menjadi pilot projet di Aceh Besar dan semoga semua pesantren di Aceh Besar dapat mengikutinya. “Satu kebanggaan bagi kami kepada pesantren ini, mudah-mudahan ini sebagai contoh bagi pesantren lainnya di Aceh Besar,” ujarnya.

Ia menerangkan, ide dan gagasan ini dilaporkan ke Polda Aceh, ia juga menambahkan vaksinasi pada hari ini khusus putri dosis pertama, sedangkan untuk santri putra, akan di adakan selanjutnya. “Hari ini khusus santri putri saja, selanjutnya akan dilakukan vaksinasi untuk santri putra,” pungkasnya.

Turut hadir pada vaksinasi tersebut, Irwasda Polda Aceh, Kapolres Aceh, Wakapolres Aceh Besar, Kapolsek dan Camat Seulimeum serta Anggota DPRK dari PNA H Mustafa Ishak.(CBoy/Muiz)

SHARE :
 
Top