LAMURIONLINE.COM I BANDA ACEH - Muhammad Rizki., S.Pd.I., M.Pd terpilih menjadi Ketua Senat Mahasiswa Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh periode 2021-2022, Rabu (12/01) siang di Gedung Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Darussalam Banda Aceh.

Muhammad Rizki yang merupakan alumni dari Fakultas Tarbiyah keguruan dan PPs, UIN Ar-Raniry ini terpilih setelah melalui beberapa proses pemilihan yang diatur oleh KIP Mahasiswa Pascasarjana UIN Ar-Raniry yang diketuai oleh Riska Auzia. Ia dinyatakan terpilih setelah semua syarat yang diajukan oleh KIP berhasil dipenuhi.

Riska Auzia mengatakan bahwa sudah lebih dari seminggu pengumuman pendaftaran calon ketua senat diumumkan.  

“Kita sudah pasang berita acara pendaftaran balon ketua senat di mading tiap-tiap sudut kampus Pascasarjana UIN Ar-Raniry dan media sosial, sehingga ada 3 orang yang mendaftar pada waktu pendaftaran kita tutup", pungkasnya.

Riska mengabarkan di antara tiga calon yang mendaftar, di antaranya tidak memenuhi persyaratan dan satunya lagi mengundurkan diri dari balon ketua senat sampai batas pendaftaran ditutup pada akhirnya ditetapkan Muhammad Rizki yang terpilih secara aklamasi untuk maju sebagai ketua senat mahasiswa pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh periode 2021-2022 nantinya, sehingga tidak lagi diadakan pemilihan berdasarkan hasil musyawarah dengan Direktur Pascasarjana. 

“Setelah kami adakan konsultasi dengan Direktur Pascasarjana maka keputusannya kami nyatakan Muhammad Rizki sah untuk menahkodai Senat Mahasiswa Pascasarjana S-2 dan S-3 UIN Ar-Raniry periode 2021-2022”, tambahnya.

Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Mukhsin Nyak Umar MA dalam kesempatan pertemuan dengan Panitia Komisi Independen Pemilihan (KIP) mengucapkan selamat kepada ketua terpilih dan berharap kepada ketua-ketua sebelumnya untuk terus memberikan masukan serta saran kepada pengurus yang baru nantinya dan juga meminta melanjutkan program-program yang tertunda pada masa periode sebelumnya.

Muhammad Rizki mengucapkan terimakasih atas dukungan dari semua pihak, terutama bagi calon yang sudah mendaftar namun akhirnya ikut mendukung dirinya. 

“Saya sudah mengatakan tidak ingin maju lagi sebagai ketua, namun teman-teman terus membujuk dan mendorong saya untuk duduk sebagi ketua. Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaannya. Ini adalah amanah untuk saya dan pengurus nantinya, Tapi semua ini akan terasa berat jika saya jalankan sendiri. Saya berharap semua element di Pascasarjana nantinnya bisa turut serta mendukung untuk mencapai Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh semakin berjaya,” pungkas pemuda berdarah Aceh Besar tersebut. (muzaris/rel)

SHARE :
 
Top