lamurionline.com -- Kota Jantho : Jamaliyah (58) petani Blang Miro, Kecamatan Simpang Tiga, Aceh Besar mengharapkan Pemerintah Aceh Besar membangun sumur bor untuk persediaan air sawah saat musim kemarau.

Menurut Jamaliyah, saat ini petani Blang Miro hanya mengandalkan air hujan untuk pengairan sawah. “Kami hanya melakukan tanam padi setahun sekali, karena minimnya aliran air ke sawah, jadi kami cuma andalkan air hujan saja untuk menanam padi,” katanya

Ia mengatakan, untuk meningkatkan produksi padi di Blang Miro seperti yang diharapkan Menteri Pertanian, salah satu upaya yang harus dilakukan oleh Pemkab Aceh Besar adalah menyediakan air.

“Kendalanya cuma air saja, karena Blang Miro daerah tinggi jadi ga naik air kemari, jadi harus ada bendungan atau sumur bor, biar kami bisa tanam lebih dari satu kali dalam setahun,” ujarnya.

 

Ia juga berharap, Pemerintah memberikan pupuk murah kepada petani, agar petani bisa menghasilkan padi yang bagus.

“Kalau air cukup dan pupuk terjangkau insya Allah padi juga bagus,” harapnya.

 

Ia mengatakan, setelah panen biasanya petani Blang Miro tidak bisa memanfaatkan lahan persawahan, selain tidak ada air banyak hewan ternak yang turun dari gunung. “Setelah panen ya dibiarkan seperti itu saja, karena tidak ada air, habis itu banyak sapi yang turun dari gunung kemari,” terangnya.

 

Hal senada juga diungkapkan oleh Nursamsi (49), jika ada air yang mengaliri sawah mungkin petani di Blang Miro bisa menanam lebih satu kali.

“Karena tidak ada air jadi ya sekali saja panennya, selain itu juga belum ada varietas baru untuk dikembangkan disini, mudah-mudahan setelah datang pak Menteri ada hal baru di Blang Miro,” pungkasnya. (Cek Man)

SHARE :
 
Top