lamurionline.com -- Jantho - Aceh Besar : SMP Negeri Ali Hasjmy Kecamatan Indrapuri Kabupaten Aceh Besar sebagai salah satu sekolah jenjang SMP yang menjadi pelaksana Kurikulmum Merdeka. Penerapan Kurikulum Merdeka yang mengajak siswa untuk belajar dengan cara mengalami langsung yang biasa disebut Inquiry Learning. Dalam Kurikulum Merdeka siswa diajak mengalami langsung pembelajarannya melalui pelaksanaan P5, yaitu Penguatan Projek Profil Pelajar Pancasila. 

Dalam kegiatan ini siswa akan mengalami langsung apa yang sedang mereka pelajari dengan cara praktek langsung dengan Menyusun modul Bersama guru sejak perencanaan hingga hasil akhir. 

Pada tahun pertama penerapan Kurikulum Merdeka, SMP Negeri Ali Hasjmy sepakat memilih dua tema dari tujuh tema yang ditawarkan. Untuk tahap awal ini tema yang dipilih adalah Gaya Hidup Berkelanjutan dengan isu atau topik yang masih hangat diangkat, yaitu Perubahan Iklim, Adapun bentuk kegiatan adalah penanaman pohon dan sayuran dengan memanfaatkan lahan tidur di pekarangan sekolah yang masih sangat luas. 

Tema dan topik ini dipandang sangat tepat mengingat saat ini perubahan iklim akibat efek rumah kaca yang semakin menggejala.Kami mengambil kebijakan melaksanakan kegiatan P5 ini dalam satu hari, yaitu hari sabtu (13/08/2022). Hari ini merupakan pekan kedua kegiatan P5 ini. 

Siswa diajak langsung turun ke lahan di halaman sekolah yang terhampar luas dan sudah dibajak dengan menggunakan tractor dua pekan sebelumnya. Lahan ini sebelumnya merupakan semak belukar yang dikhawatirkan terdapat hewan berbisa yang sangat berbahaya bagi siswa. Apalagi mulai tahun ini sekolah memulai program Boarding School dimana mereka akan melewati halaman semak itu saat masih gelap untuk shalat isya atau subuh. 




Beranjak dari kekhawatiran itu sekolah dibantu oleh masyarakat/komite mengolah lahan tidur tersebut untuk dijadikan kebun gizi dan ditanami pohon serta sayuran dan bisa menjadi projek P5 bagi siswa kelas 7 yang berlaku Kurikulum Merdeka, juga sebagai pembelajaran dan praktek ilmu pertanian bagi siswa kelas 8 dan 9 tentang tatacar pengolahan tanah hingga proses penanaman pohon dan sayur yang nanti bisa menghasilkan. 

Diaharapkan siswa berhasil dalam proses ini dan bisa melakukan panen raya sehingga sangat dimungkinkan mereka juga akan belajar ilmu ekonomi atrau perdagangan. Bagaimana mereka mengemas hasil pertanian, mempromosikan serta mengelola hasilnya. Tehnik pelaksanaan adalah lahan dibagi perkelas satu kapling dengan luas yang sama dan mereka akan menentuakjan sendiri Bersama wali kelasnya sayur atau pohon apa yang akan ditanam.

Dari diskusi awal siswa dan wali kelas, mereka ada yang akan menanam labu, timun, juga bayam dan kangkung. Disamping itu juga akan ditanam juga kates dan terong. Diharapkan apa yang akan mereka tanam nannti akan berbuah hasil yang bisa bernilai ekonomis. 

Adapun untuk mentoringnya, ada beberapa guru yang berkolaborasi dalam projek ini, yaitu guru IPA, IPS, Bahasa Indonesia, PAI, dan Teknologi Informatika. Meskipun masih banyak yang perlu disempurnakan karena baru tahap awal memulai, namun semangat guru dan siswa patut diacungkan jempol. Mereka sangat antusias belajar ilmu baru, yang dulu mungkin jarang mereka dapatkan. Yaitu ilmu pertanian. (Cek Man/MZ)

SHARE :

0 facebook:

Post a Comment

 
Top