LAMURIONLINE.COM I ACEH BESAR -  Sebanyak 30 Pemuda Indrapuri Kabupaten Aceh Besar yang tergabung dalam wadah Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Indrapuri (Ippemindra) dan Forum Masyarakat Indrapuri (FMI) hadir mengadakan pertemuan di Pango, Banda Aceh, Selasa (15/8) membahas terkait masa depan Indrapuri. 

"Mau dikemanakan Indrapuri?," Begitu kalimat pembuka dari Ketua Forum Masyarakat Indrapuri, Husaini Arsyad ST. Peserta yang hadir di rapat itu pun menjawab pertanyaan yang dilontarkan Ketua Forum dengan bermacam konsep dan gagasan. Ada yang mengusulkan harus mengadakan "Duek Pakat Ureung Indrapuri" membahas terkait seputar menyongsong pesta demokrasi 2024.

"Ini menjadi musyawarah penting harus ada tokoh yang dipertahankan di kecamatan Indrapuri, mesti tetap ada satu orang, minimal Dewan DPRA ke depan, caranya kita harus mencari solusi bersama dalam sebuah forum musyawarah," ujar Husaini lagi.

Di akhir pertemuan itu forum menyepakati untuk menggelar "Diskusi Komunikasi Politik" dalam waktu dekat. Diskusi itu akan menghadirkan Bacaleg DPRK dan DPRA yang akan menyampaikan visi dan misi serta konsep apa yang akan digunakan untuk membangun Indrapuri ke arah yang lebih baik dari sekarang. Peserta diskusi yang akan diundang nantinya berasal dari segenap Perwakilan Pemuda Gampong, Keuchik Se Indrapuri, Unsur Ippemindra dan Para OKP/ORMAS dalam wilayah Indrapuri.


Tujuan dari kegiatan ini adalah mencoba mencari solusi bersama bagaimana dan semoga 2024 tetap ada dewan DPRA dari putra asli Indrapuri. 

"Jangan sia-sia suara pemilih Indrapuri yang berjumlah 16.469," ujar Husaini yang disambut serius oleh para peserta forum.

Hadir dalam forum itu Bendahara Forum, Joni Satria ST, Ketua Umum Ippemindra, Nikmatul Akbar, Ketua LPTQ Indrapuri, Akhi Fakrizan, Sekretaris DPK BKPRMI Indrapuri, M.Vicky, Keuchik Seureumo, M Basir Yusri serta mantan Ketua Ippemindra, Ahmad Afdhil SE dan Almuzanni, M.Sos.

Editor: Cek Abrar

SHARE :

0 facebook:

Post a Comment

 
Top