Ketua FPMI Provinsi Aceh, Hj.Ummiyani S.Ag M.Pd, saat melantik Pengurus FPMI Kabupaten Pidie Jaya periode 2023-2028 di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Pidie Jaya, Selasa (20/12/2023).

LAMURIONLINE.COM I PIDIE - Pengurus Forum Pendidikan Madrasah Inklusi (FPMI) Kabupaten Pidie Jaya periode 2023-2028, resmi dilantik. Pelantikan tersebut dilakukan oleh Ketua FPMI Provinsi Aceh, Hj.Ummiyani S.Ag M.Pd, di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Pidie Jaya, Selasa (20/12/2023).

Hadir dalam pelantikan tersebut Bupati Pidie Jaya yang diwakili Sekda, Ir H. Jailani, Kakankemenag Pidie Jaya, Mulyadi, SAg MPd, Kapokjawasmad Aceh, Drs Nopia Dorsain, para Kepala SKPK terkait, Kepala sekolah dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutan Bupati Pidie Jaya yang diwakili Sekda, Ir H. Jailani meungkapkan  rasa bangga dan mendukung penuh atas terbentuknya  Forum Pendidik Madrasah Inklusif tersebut. Ia memastikan semua anak memiliki akses terhadap pendidikan yang terjangkau, efektif, relevan dan tepat dalam wilayah tempat tinggalnya. 

Selain itu, pendidikan inklusi ingin memastikan semua pihak dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif agar seluruh anak terlibat dalam proses pembelajaran. .

“Mewujudkan layanan yang inklusif dalam rangka memenuhi hak anak berkebutuhan khusus untuk dapat diterima pada madrasah, berarti memberikan kesempatan pembelajaran yang bermakna kepada semua anak,” kata Jailani. 

Sekda Pidie Jaya itu menggarisbawahi pendidik yang memiliki kompetensi akademik dan profesionalitas khusus di bidang inklusif, akan menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam menjalankan program madrasah inklusif. 

Menurutnya, para pendidik di madrasah inklusif harus memiliki kecakapan pengetahuan dalam mengelola proses pembelajaran di kelas. Sehingga bisa memahami karakter anak-anak berkebutuhan khusus dan mampu memaksimalkan potensi yang mareka miliki serta mengembangkannya menjadi bakat luar biasa. 

“Bupati siap bersinergi dengan Kementerian Agama untuk mewujudkan pendidikan inklusif di Kabupaten Pidie Jaya ini sekaligus meningkatkan akses, mutu, relevansi dan daya saingnya secara merata tanpa diskriminasi,” ungkapnya.

Kakankemenag Pidie Jaya, Mulyadi S.Ag MPd,juga mengapresiasi dan terharu atas dilantiknya pengurus FPMI Pidie Jaya tersebut dimana para pengurusnya merupakan para pendidik yang kreatif dan berdedikasi tinggi terhadap pendidikan inklusif.  

“kami berharap dengan terbentuknya forum tersebut akan semakin meningkatkan mutu pendidikan  terlebih lagi bagi para anak didik yang berkebutuhan khusus,” kata Mulyadi.


Sementara itu Ketua FPMI Provinsi Aceh, Hj.Ummiyani S.Ag M.Pd menjelaskan setiap anak inklusi adalah individu yang unik, dan ciri-ciri mereka dapat bervariasi. Oleh karena itu, pendekatan pendidikan inklusif harus dirancang untuk memenuhi kebutuhan dan potensi masing-masing anak.

“Kami berharap kedepannya akan semakin banyak dan bertambah para pendidik yang peduli terhadap anak-anak inklusi,” pungkasnya.

Adapun pengurus FPMI Pidie Jaya yang dilantik, diantaranya, Muslailati S.Pd, sebagai Ketua, Sekretaris Tuti Herawati SHI dan Bendahara Azhar S.Ag serta dilengkapi oleh bidang-bidang lainnya. (Murdani Tijue)

SHARE :

0 facebook:

Post a Comment

 
Top