lamurionline.com -- Banda Aceh – setiap muslim harus berupaya sungguh-sungguh melaksanakan syariah Islam dalam kehidupana sehari-hari untuk pencapaian kebahagiaan sejati, baik di dunia maupun di akhirat. Cara lain hidup bahagia dengan melakukan amal saleh, memilih konsumsi yang halal, memperkuat ikatan keluarga, serta memilih lingkungan yang penuh dengan rahmat dan keberkahan.

Dosen Program Studi Hukum Ekonomi Syariah di STISNU Aceh Tgk. Salman, M.Sh menyampaikan cara hidup bahagia tersebut kepada media ini, Minggu, (5/5/2024) dalam rengka merespon krisis kebagiaan yang sedang melanda sebagian masyarakat muslim.  

“Kebahagiaan sejati tidak hanya terfokus pada aspek materi atau duniawi semata, namun juga mencakup dimensi spiritual dan akhirat,” tegas Tgk. Salman. Ia menjelaskan, indikator kebahagiaan di dunia disertai dengan tuntunan agama dan amal saleh. Ilmu agama yang mendalam dan amal saleh yang konsisten menjadi cara utama dalam mencapai kebahagiaan hakiki.

Ilmu agama, sebagai pijakan utama, memberikan cahaya dalam kegelapan kehidupan manusia. Dengan memperdalam pengetahuan agama, seseorang akan mampu menghadapi segala ujian dan cobaan hidup dengan penuh keimanan dan ketabahan. Ilmu agama juga membuka pintu kebahagiaan, sebab dengan memahami ajaran agama, seseorang dapat hidup sesuai dengan fitrahnya dan meraih kebahagiaan hakiki.

Menurut Tgk Salman, amal saleh juga menjadi cermin dari kedalaman iman seseorang. Tidak hanya memahami ajaran agama, tetapi juga melaksanakan ajaran tersebut dalam kehidupan sehari-hari merupakan bentuk nyata dari kebahagiaan di dunia. Amal saleh membawa keberkahan dalam setiap langkah dan memberikan kedamaian yang tiada tara.

Tgk. Salman juga menekankan pentingnya konsumsi halal dalam menjaga kesejahteraan spiritual dan fisik. Konsumsi makanan dan rezeki yang halal menghindarkan dari dosa dan memberikan keberkahan dalam setiap aspek kehidupan. Hidup sehat dan sejahtera dimulai dari memilih yang halal dalam setiap aspek kehidupan.

Demikian pula peran apasangan yang saleh dalam rumah tangga menjadi pilar penting dalam meraih kebahagiaan dunia dan akhirat. Dengan keimanan dan akhlak yang baik, pasangan yang saleh menjadi penyejuk hati dan sumber keberkahan bagi keluarga. “Kehadiran istri atau sebaliknya suami sebagai pendamping hidup, sekaligus juga sebagai mitra dalam meraih kebahagiaan bersama,” ungkapnya.

Selain itu, kata Tgk. Salman, pemilihan tempat tinggal yang penuh dengan rahmat dan keberkahan turut mempengaruhi kebahagiaan seseorang. Lingkungan yang bersih dari maksiat dan penuh dengan kebaikan akan membantu memperkuat ikatan spiritual dengan Allah Swt. Dengan berada di lingkungan yang baik, seseorang akan lebih mudah menjalankan ibadah dan meraih keberkahan dalam setiap langkah hidupnya. (Sayed M. Husen)

SHARE :

0 facebook:

Post a Comment

 
Top