lamurionline.com -- Aceh Besar — Lapangan Upacara itu riuh oleh tepuk tangan saat satu per satu nama dipanggil ke depan. Hari ini, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menggelar penganugerahan bertajuk "Insan Kemenag Berprestasi 2025". Acara ini bukan sekadar seremoni rutin, melainkan panggung apresiasi bagi mereka yang telah membawa nama harum daerah dari tingkat kabupaten hingga ke kancah internasional. 

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar, H. Saifuddin, SE, dalam rilisnya menekankan bahwa prestasi yang diraih merupakan buah dari konsistensi dan integritas. "Pencapaian ini adalah cermin dari dedikasi tanpa batas. Baik itu guru yang membimbing, siswa yang berjuang di arena lomba, maupun ASN yang setia melayani selama puluhan tahun. Kalian adalah wajah terbaik dari kementerian ini," ujarnya dengan nada bangga.

Pengabdian yang Tak Lekang Waktu
Penghargaan dibuka dengan penghormatan tertinggi kepada para ASN yang menerima Satya Lencana Karya Satya atas loyalitas mereka kepada negara. Di kategori pengabdian 30 tahun, apresiasi diberikan kepada Ibu Misdar Mawarni (Kepala MIN 22 Aceh Besar), Ibu Elfi Hayati Lubis (MTsN 3 Aceh Besar), dan Ibu Salbiah (MIN 29 Aceh Besar). 

Sementara itu, Bapak Hardini yang menjabat Kepala MIN 10 Aceh Besar menerima penghargaan untuk kategori 20 tahun. Untuk dedikasi 10 tahun, penghargaan jatuh kepada Bapak M. Ridha, Kepala KUA Pulo Aceh, yang juga dikenal atas inovasi pelayanannya di wilayah kepulauan. 

Diplomasi Prestasi di Level Dunia
Madrasah di Aceh Besar membuktikan bahwa batas geografis bukan penghalang untuk mendunia. Nama Ashabul Aziz dari MAS Dayah Darul Ihsan mendapat perhatian setelah menyabet Juara 1 Cabang Tafsir Wustha pada MQK Internasional 2025 di Sulawesi Selatan. 

Jejaknya bersama Hafish Atha Ramadhan dari MAS RIAB juga meraih Juara Harapan 1 di ajang yang sama untuk cabang Hadis Wustha. 

Tak hanya di bidang agama, prestasi sains pun bersinar. Duet Ahmad Afkar dan Ahmad Jazuli dari MIN 27 Aceh Besar berhasil membawa pulang Honorable Mention dari ajang bergengsi Southeast Asian Mathematical Olympiad (SEAMO) 2025 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Dominasi di Panggung Nasional
Di tingkat nasional, daftar prestasi mengalir panjang:
Bidang Riset & Sains, Tim MAS Insan Qurani (Afra Althafunnaja, Syahira Aleta Rasha, & Maryam Thahara Meutuah) meraih Juara 2 OMI Bidang Riset di Tangerang. Disusul Andis Febrina dari MAN 3 Aceh Besar yang meraih Juara 3 sekaligus predikat Poster Terbaik. 

Bidang Literasi & Bahasa: Rakhaul Fata (MAS Dayah Darul Ihsan) memenangi Juara 2 LKTI Pesantren Ramah Anak di Sengkang. Sementara Hafish Atha Ramadhan dan Rasyad Ziyadi Al Farabi (MAS RIAB) menduduki posisi Juara 2 Olimpiade Bahasa Arab ke-8 di Jakarta. 

Bidang Minat Bakat: Hadil (SMK PP Negeri Sare) terpilih sebagai Juara 3 Brand Ambassador ROHIS Putri Nasional. Di bidang olahraga, Naufal Aqil dan Revan Azka dari MAN 1 Aceh Besar membawa pulang predikat Juara Harapan 1 Voli Putra POPNAS XVII. Terakhir, Maryam Al Fiyah Azka (MIN 27 Aceh Besar) mengamankan Medali Perunggu IPA dan Bahasa Inggris pada ajang OSI. 

Untuk Guru dan Lembaga, Arsitek di Balik Layar
Kehebatan para siswa tak lepas dari tangan dingin para pendidik. Penghargaan Guru Berprestasi diberikan kepada duet pembimbing riset Ibu Rahmatul Zahara & Bapak Muhibussabri (MAS Insan Qurani), Bapak Ismail & Ibu Rizka Ayu Putri (MAN 3 Aceh Besar), serta Ibu Khirmiati (Guru PAI SMK PP Negeri Sare) yang sukses membimbing duta ROHIS. 

Menutup rangkaian acara, penghargaan diberikan kepada lembaga dengan tata kelola terbaik. MIN 27 Aceh Besar, MTsN 2 Aceh Besar, dan MAN 3 Aceh Besar dinobatkan sebagai Madrasah Aktif Literasi 2025. Di sisi pelayanan publik, KUA Pulo Aceh meraih predikat KUA Inovatif lewat Program Sapa Wakaf, sedangkan KUA Indrapuri didapuk sebagai KUA Inspiratif atas keberhasilan mereka menuntaskan sertifikasi tanah wakaf terbanyak.(Cek Man/Is)

SHARE :

0 facebook:

 
Top