lamurionline.com -- Aceh Timur -- Siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Aceh Timur, Zaharatun Humaira, berhasil mengukir prestasi membanggakan dengan meraih medali emas pada ajang sastra internasional Suara Serumpun, yang melibatkan sastrawan dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura.
Ajang Suara Serumpun diselenggarakan oleh Rumah Yayasan Indonesia, SIP Publishing, serta didukung komunitas sastrawan dari tiga negara serumpun. Perlombaan ini dilaksanakan pada 3 Oktober 2025 dengan dua mekanisme, yakni offline yang dipusatkan di Malaysia dan online yang dapat diikuti peserta dari berbagai wilayah. Zaharatun mengikuti lomba tersebut melalui mekanisme online.
Dalam lomba bertema persahabatan tiga negara tersebut, Zaharatun mengirimkan empat puisi. Dua karya dinyatakan lolos dan berhasil meraih medali emas, yakni Jejak Kaki yang Tak Bertepi dan Peta Jiwa Tanpa Garis Edar. Seluruh karya yang dilombakan merupakan karya asli Zaharatun.
Zaharatun yang saat ini duduk di kelas XII MAN 4 Aceh Timur mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian tersebut.
“Saya merasa sangat terharu dan bangga. Mendapatkan pengakuan di tingkat internasional merupakan penghargaan yang luar biasa bagi proses kreatif saya selama ini,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pencapaian tersebut diraih melalui proses panjang dan penuh perjuangan.
“Beberapa kali saya jatuh, namun saya tetap berusaha dan bangkit kembali. Tidak ada kata menyerah di dalam diri saya,” tambahnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Timur menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih siswi MAN 4 Aceh Timur tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa madrasah mampu melahirkan generasi berprestasi yang berdaya saing hingga tingkat internasional, khususnya di bidang literasi dan seni.
“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya prestasi yang diraih ananda Zaharatun Humaira. Ini merupakan kebanggaan bagi madrasah dan Kementerian Agama Aceh Timur. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi siswa madrasah lainnya untuk terus berprestasi dan berkarya,” ujar Kepala Kantor Kemenag Aceh Timur.
Dalam mengikuti ajang tersebut, Zaharatun mendapatkan pendampingan dari Ibu Malinda selaku guru pembimbing. Selain prestasi internasional ini, Zaharatun juga tercatat sebagai Penulis Terpilih Nasional Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Komunitas Asfana Literasi.
Kementerian Agama Kabupaten Aceh Timur berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya siswa madrasah, untuk terus mengembangkan potensi diri dan berani berkarya di berbagai bidang.(rzl)

0 facebook:
Post a Comment