Tim Relawan Dewan Dakwah Aceh menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban banjir tahap kedua di Kampung Matang Raya, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, Ahad (4/1/2026).

LAMURIONLINE.COM | BANDA ACEH
- Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Provinsi Aceh (Dewan Dakwah Aceh) kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan tahap ketiga bagi masyarakat terdampak banjir di sejumlah wilayah Aceh. Kegiatan yang berlangsung tanggal 3–4 Januari 2026 itu merupakan wujud kepedulian dan solidaritas terhadap saudara-saudara yang sedang menghadapi musibah.

Ekspedisi kemanusiaan kali ini dipimpin oleh Ketua Majelis Syura Dewan Dakwah Aceh, Prof. Dr. Tgk. Hasanuddin Yusuf Adan, M.CL., MA, didampingi Sekretaris Majelis Syura, Tgk. Sayed Azhar, S.Ag, serta jajaran pengurus Dewan Dakwah Aceh, Drs. Tgk. Mukhtarullah, Sahal Muhammad Lc., MA, dan Muhammad Kamal Hasan. Penyaluran bantuan dilakukan di beberapa wilayah terdampak, meliputi Kabupaten Pidie, Pidie Jaya, Aceh Utara, Aceh Timur, Kota Langsa, dan Aceh Tamiang.

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Meunasah Jojo, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie. Di tempat ini, Dewan Dakwah Aceh menyalurkan bantuan berupa Al-Qur’an dan perlengkapan kebutuhan anak-anak di balai pengajian desa. 

Selanjutnya, tim bergerak ke Kampung Pante Geulima, Kabupaten Pidie Jaya. Banjir bandang telah merusak Dayah Tgk. Syik Pante Geulima beserta fasilitas pendidikan di sekitarnya. Bahkan sebagian kawasan kini berubah menjadi aliran sungai. Bantuan diserahkan kepada pimpinan dayah dan para santri untuk meringankan kebutuhan di masa darurat.

Perjalanan dilanjutkan ke Ma’had Aly di Desa Matang Serdang, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara. Kondisi lembaga pendidikan ini masih sangat memprihatinkan, dengan lumpur yang belum sepenuhnya dibersihkan serta gangguan listrik. Penyaluran bantuan dilakukan pada malam hari dalam suasana gelap dan berlumpur, namun diharapkan dapat menguatkan semangat para pengelola dan santri.

Kemudian pada Ahad, 4 Januari 2026, tim relawan Dewan Dakwah Aceh bergabung dengan Dewan Dakwah Kota Langsa, Forsiba, dan Dewan Dakwah Aceh Tamiang, menyalurkan bantuan kepada masyarakat di Karang Baru dan Tualang Cut, Kabupaten Aceh Tamiang. Penyaluran bantuan juga dilanjutkan ke Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur dan Kampung Matang Raya, Kecamatan Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara.

Ketua Umum Dewan Dakwah Aceh, Prof. Dr. Muhammad AR, M.Ed, menegaskan penyaluran bantuan tersebut merupakan amanah umat yang harus disampaikan secara bertanggung jawab. 

“Bantuan ini mungkin tidak sebanding dengan besarnya musibah yang dialami saudara-saudara kita. Namun kami berharap dapat meringankan beban mereka dan menghadirkan harapan di tengah kesulitan,” ujarnya.

Guru Besar UIN Ar-Raniry tersebut menambahkan Kehadiran Dewan Dakwah Aceh di lokasi bencana bukan sekadar membawa bantuan materi, tetapi juga membawa pesan persaudaraan, penguatan mental, dan nilai-nilai keimanan agar masyarakat tetap tegar menghadapi ujian.

“Adapun bantuan yang disalurkan meliputi Al-Qur’an, buku Iqra, perlengkapan mandi, kebutuhan bayi, pakaian, mukena, sajadah, kain sarung, sembako, makanan bergizi, tikar, pembalut, dan terpal. Seluruh bantuan merupakan barang baru dan disesuaikan dengan kebutuhan para korban banjir bandang,” katanya.

Lebih lanjut, Prof. Muhammad AR menyampaikan apresiasi dan ucapan ribuan terima kasih kepada Ibu Iin di Semarang, Yayasan  Darusy Syahadah Solo Raya,  Yayasan  Darul Mukmin, Karimun -Kepri, Ibu Sari dkk di Riau,Teuku Zahidi TA dkk, para pengurus Dewan Dakwah Aceh dan masyarakat para donatur lainnya.

“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur dan relawan yang telah mempercayakan amanah ini kepada Dewan Dakwah Aceh. Insya Allah, setiap bantuan yang diberikan akan menjadi amal jariah dan dibalas Allah SWT dengan pahala berlipat ganda,” pungkasnya. (Murdani Tijue)

SHARE :

0 facebook:

 
Top