LAMURIONLINE.COM I KOTA JANTHO - Dewan guru MIN 13 Aceh Besar menggelar tausiah dan zikir bersama di aula madrasah, di kawasan Cot Gue, Aceh Besar, Jumat (12/2/2026). Kegiatan dalam rangka menyambut datangnya Ramadhan itu menghadirkan Ustaz Bukhari, S.Ag sebagai penceramah dan diikuti oleh seluruh dewan guru.
Kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Yasin dan samadiah yang dipimpin oleh salah seorang guru bidang studi agama di MIN 13, Ridhwan, S.Ag, Selanjutnya, zikir bersama dipandu Ustaz Bukhari. Suasana haru menyelimuti aula madrasah ketika doa dipanjatkan, sejumlah peserta tampak menitikkan air mata, merasakan sentuhan rohani yang mendalam menjelang datangnya bulan suci.
Kepala MIN 13 Aceh Besar, Agus Salim, S.Pd, berharap kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi, menjaga kekompakan, dan memperkuat kerukunan dan keharmonisan di lingkungan keluarga besar madrasah.
“MIN 13 Aceh Besar memiliki sekitar 70 orang guru dengan latar belakang yang beragam. Tanpa kebersamaan dan rasa saling memiliki, sulit mencapai tujuan bersama. Kegiatan seperti ini menjadi sarana pemersatu dan penguat ukhuwah,” ujarnya.
Ia berharap lembaga pendidikan tersebut terus berkembang menjadi madrasah yang lebih baik dalam melahirkan generasi Islami yang saleh dan salehah, bermartabat, dan berakhlakul karimah.
Sementara Ustaz Bukhari dalam tausiahnya menyampaikan, kegembiraan menyambut Ramadhan hendaknya dilandasi niat ibadah semata-mata karena Allah Swt. Ia mengutip hadis Rasulullah saw: “Barangsiapa yang bergembira dengan datangnya bulan suci Ramadhan maka jasadnya haram disentuh api neraka.”
Menurutnya, kegembiraan yang dimaksud bukanlah karena melimpahnya makanan berbuka, banyaknya takjil, atau peluang meraih keuntungan dari aktivitas jual beli selama Ramadhan. Kegembiraan sejati karena mendapatkan kesempatan meningkatkan ibadah, memperbaiki diri, memohon ampun atas dosa dan kesalahan yang telah lalu.
Ustaz Bukhari juga menekankan pentingnya membersihkan hati sebagai bagian dari persiapan menyambut Ramadhan. Ia mengingatkan agar para guru membersihkan diri dari penyakit hati seperti iri, dengki, buruk sangka, serta ghibah.
“Hati yang kotor dapat menjadi penghalang kesempurnaan ibadah puasa. Karena itu, menyucikan batin syarat utama menyambut Ramadhan,” ujarnya.
Selain itu, ia menganjurkan agar saat menjelang Magrib pada malam pertama Ramadhan, umat Islam memperbanyak ucapan Alhamdulillah dan takbir sebanyak tiga kali sebagai bentuk syukur dan kebahagiaan atas datangnya bulan yang mulia.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan jiwa, meningkatkan amal ibadah, memperbanyak amalan sosial, serta menjaga keutuhan pahala puasa dari perbuatan sia-sia.
Terkait pola berbuka puasa, Ustaz Bukhari berpesan agar tidak berlebihan dalam makan dan minum. Ia menyarankan berbuka dengan satu atau tiga butir kurma dan minum secukupnya, agar tubuh tetap sehat dan ibadah dapat dijalankan dengan optimal. (Sayed M. Husen)


0 facebook:
Post a Comment