lamurionline.com -- Banda Aceh — CDC (Career Development Center) UIN Ar Raniry menyelenggarakan Workshop Penjaringan Bakat Minat dan Pemahaman Diri di Bidang Entrepreneurship pada Senin (6/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung CDC/LSP UIN Ar Raniry ini digelar mulai pukul 08.30 hingga 16.30 WIB dan diikuti oleh mahasiswa.

Drs. Khatib A. Latief, M.LIS., Koordinator CDC, dalam sambutan pembukaan menegaskan bahwa workshop merupakan instrumen strategis untuk memperbarui dan mengasah keahlian teknis peserta agar tetap relevan dengan perkembangan zaman. 

“Melalui pelatihan terstruktur ini, peserta tidak hanya memperoleh wawasan baru tetapi juga wadah praktis untuk meningkatkan kapasitas profesional. Peningkatan keterampilan pada akhirnya berdampak nyata terhadap efektivitas kerja, inovasi, dan produktivitas institusi,” ujar Khatib.

Acara tersebut menghadirkan Cut Nur Nabilah Fildzah, S.T., M.Ling., dari Bidang Inovasi CDC sebagai pemateri. Nabilah menekankan perubahan paradigma kewirausahaan di era digital: bukan sekadar produksi dan penjualan barang, melainkan kemampuan untuk mengidentifikasi, memetakan, dan mengemas keahlian serta ide menjadi solusi bernilai jual. 

“Ekosistem ekonomi digital mengubah isi kepala dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa menjadi aset tak berwujud yang menentukan nilai profesional mereka,” kata Nabilah.

Menurut Nabilah, mahasiswa tingkat akhir dan alumni muda memiliki peran krusial sebagai agen perubahan dalam ekonomi berbasis pengetahuan. Dengan pemahaman diri yang matang tentang minat, bakat, dan keahlian spesifik, mereka dapat berkembang menjadi solopreneur yang resilien dan adaptif terhadap teknologi, sehingga mampu bersaing di pasar domestik maupun internasional.

Selain itu, Nabilah menyoroti pencapaian UIN Ar Raniry meraih Akreditasi Unggul di bawah kepemimpinan Prof. Mujiburrahman. Ia menyatakan bahwa keberhasilan tersebut merupakan buah dari transformasi budaya kerja yang fundamental, berlandaskan keterbukaan terhadap kritik, adaptasi terhadap regulasi baru, dan kesediaan keluar dari zona nyaman.

“Transformasi ini memicu lahirnya growth mindset; setiap tantangan tata kelola institusi tidak lagi dilihat sebagai hambatan tetapi sebagai peluang untuk meningkatkan mutu akademis,” ucap Nabila.

Ia menegaskan bahwa pencapaian akreditasi Unggul bukanlah keberuntungan semata, melainkan hasil perubahan budaya kerja yang diinisiasi dari pimpinan hingga seluruh sivitas akademika.

Workshop ini memadukan materi pemahaman diri, identifikasi minat dan bakat, serta sesi praktik yang mendorong peserta merancang model bisnis berbasis keahlian pribadi. Kegiatan ini dapat meningkatkan kesiapan mahasiswa menjadi pencipta peluang ekonomi (job creigital.

 tanya jawab dan mentoring singkat untuk memetakan langkah pengembangan potensi tiap peserta. CDC UIN Ar Raniry menyatakan akan melanjutkan program serupa secara berkala sebagai bagian dari upaya penguatan ekosistem kewirausahaan kampus.

SHARE :
Next
This is the most recent post.
Previous
Older Post

0 facebook:

 
Top