LAMURIONLINE.COM | PIDIE – Dosen Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan Aceh menggelar kegiatan edukasi mengenai penerapan konsep Isi Piring bagi pasien Diabetes Melitus (DM) Tipe II di RSU Tgk. Abdullah Syafiee, Beureunun, Kabupaten Pidie, Senin (20/7/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan, khususnya perawat dan ahli gizi, dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pola makan sehat dan gaya hidup yang tepat sebagai upaya pencegahan serta pengendalian Diabetes Melitus Tipe II.
Ketua pelaksana kegiatan, Teuku Jamni, SKM., M.Kes., mengatakan bahwa edukasi tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat yang menjadi kewajiban setiap dosen.
"Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang komprehensif kepada tenaga perawat dan ahli gizi agar mampu memberikan edukasi yang benar kepada masyarakat mengenai pengaturan pola makan melalui konsep Isi Piring serta pentingnya perubahan gaya hidup sehat untuk mencegah dan menekan angka penderita Diabetes Melitus Tipe II," ujar Teuku Jamni.
Ia menambahkan, meningkatnya kasus Diabetes Melitus di masyarakat tidak terlepas dari masih rendahnya pemahaman mengenai pola makan seimbang, aktivitas fisik, serta pengelolaan faktor risiko lainnya. Karena itu, tenaga kesehatan memiliki peran strategis sebagai edukator dalam mendampingi pasien maupun masyarakat.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Seksi Pelayanan Keperawatan RSU Tgk. Abdullah Syafiee, Ns. Sri Mawati, M.Kep. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, edukasi yang diberikan sangat bermanfaat dalam meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan di rumah sakit, khususnya dalam pelayanan kepada pasien Diabetes Melitus.
"Kegiatan seperti ini sangat mendukung peningkatan mutu pelayanan keperawatan dan gizi di rumah sakit. Kami mengapresiasi Poltekkes Kemenkes Aceh yang telah memilih RSU Tgk. Abdullah Syafiee sebagai lokasi pengabdian kepada masyarakat. Ini merupakan kegiatan pertama yang dilaksanakan di rumah sakit kami dan kami berharap dapat terus berlanjut pada masa mendatang," katanya.
Edukasi diikuti oleh 30 peserta yang terdiri atas tenaga perawat dan ahli gizi di lingkungan RSU Tgk. Abdullah Syafiee Beureunun. Materi disampaikan oleh narasumber dari unsur Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI), serta para dosen Poltekkes Kemenkes Aceh.
Salah seorang peserta, Fitri, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru melalui kegiatan tersebut.
"Kami mendapatkan pemahaman yang lebih spesifik mengenai peran ahli gizi dalam pengaturan nutrisi serta peran aktif perawat dalam pendampingan pasien Diabetes Melitus Tipe II. Materi yang disampaikan sangat aplikatif dan dapat langsung diterapkan dalam pelayanan kepada pasien," ungkapnya.
Poltekkes Kemenkes Aceh terus memberikan edukasi kepada masyarakat sehingga kesadaran terhadap pola hidup sehat meningkat dan angka kejadian Diabetes Melitus Tipe II dapat ditekan. (CRah)



0 facebook:
Post a Comment