LAMURIONLINE.COM | BIREUN - Setelah menunaikan rukun Islam yang kelima seluruh jamaah haji Aceh tahun 1447 hijriyah telah kembali ke tanah air, di tandai dengan kepulangan kloter terakhir (kloter 14) pada tanggal 30 juni 2026.
Tidak menunggu waktu yang lama setelah kembali dari tanah suci, jamaah yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 8 BTJ Aceh memprakarsai kegiatan ziarah dan doa bersama di Makam Habib Abdurrahman bin Alwi al Habsy atau lebih di kenal dengan Habib Bugak di Gampong Pante Peusangan Kecamatan Jangka, Bireuen Ahad (5/7/2026).
Habib Bugak dikenal sebagai sosok ulama yang telah menorehkan tintas emas dalam sejarah peradaban Aceh dan di kenal luas dengan wakaf Baitul Asyi yaitu program wakaf produktif yang di terima mamfaatnya oleh seluruh jamaah haji Aceh sampai dengan saat ini.
Setiap tahun jamaah haji Aceh menerima dana wakaf Baitul Asyi, untuk tahun 2026 masing masing menerima 2000 riyal (sekitar 9,2 juta rupiah).
Menurut laporan mantan petugas haji BTJ 8 Khalid Wardana MSi di dampingi Nazaruddin Yahya Lc (ketua Gemira Aceh) kegiatan yang diikuti oleh 150 jamaah di awali dengan zikir dan doa bersama yang di pimpin oleh Tgk H Mukhtaruddin M Yunus di lanjutkan dengan pembacaan sejarah dan jejak perjuangan Habib, di akhiri dengan silaturrahmi antar jamaah. Melepas kangen dan nostalgia penuh kekeluargaan untuk mengingat kembali perjalanan ke tanah suci.
Kegiatan ziarah sangat penting bagi masyarakat Aceh terutama yang telah menunaikan ibadah haji, agar dapat mengingat dan mengenang jasa dan perjuangan Habib Bugak sehingga di harapkan menjadi inspirasi bagi generasi sekarang dan masa mendatang.
Sebagaimana di ketahui wakaf yang di lakukan oleh Habib Bugak al Asyi lebih dua abad silam membuahkan banyak mamfaat. Keberkahan terutama di rasakan oleh jamaah Indonesia asal Aceh, yang telah merasakan amal jariah dari Baitul Asyi. Dengan adanya dana Baitul Asyi sangat membantu jamaah selama berada di tanah suci dan dapat di lanjutkan amal jariyahnya saat telah kembali ke tanah air.
Setelah dari Makam Habib Bugak, Jamaah BTJ 8 yang berasal dari Kabupaten Bireuen, Aceh Besar dan Gayo Lues melaksanakan takziah ke kediaman 2 jamaah yang meninggal dunia di Tanah suci yaitu almarhumah Nurwaida binti M Yusuf asal Simpang Mamplan, meninggal dunia pada tanggal 26 mei 2026 di Arafah, Mekkah dan almarhum M Yusuf bin Nafi asal Samalanga meninggal dunia pada tanggal 14 juni 2026 di Kota Madinah. Kehadiran jamaah btj 8 ke rumah duka di sambut haru keluarga ahli bait dan tokoh masyarakat setempat.*




0 facebook:
Post a Comment