LAMURIONLINE.COM | BANDA ACEH - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh. Syahrial, Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tapak Suci UIN Ar-Raniry, berhasil meraih medali emas pada ajang Sumut Open Pencak Silat Tournament 2026 yang berlangsung pada 20–24 Agustus 2026 di Gedung Serbaguna Pengprov Sumatera Utara.

Syahrial merupakan mahasiswa Program Studi Hukum Pidana Islam, Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Dalam kejuaraan tersebut, ia turun di kelas D Dewasa Putra dan berhasil menjadi yang terbaik setelah melewati persaingan ketat dengan para pesilat dari berbagai daerah.

Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar UIN Ar-Raniry, khususnya UKM Tapak Suci. Prestasi ini sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa mampu mengembangkan potensi secara seimbang, tidak hanya dalam bidang akademik dan organisasi, tetapi juga melalui olahraga prestasi.

Menjadi Motivasi Menuju ATSC 4

Keberhasilan Syahrial di Sumut Open diharapkan menjadi motivasi sekaligus energi positif bagi keluarga besar UKM Tapak Suci UIN Ar-Raniry dalam mempersiapkan pelaksanaan Ar-Raniry Tapak Suci Championship (ATSC) 4.

ATSC merupakan salah satu agenda penting dalam pengembangan olahraga pencak silat di lingkungan UIN Ar-Raniry. Karena itu, prestasi yang diraih oleh ketua organisasi sekaligus atlet tersebut diharapkan dapat memberikan dorongan moral kepada pengurus, panitia, pelatih, dan seluruh atlet untuk mempersiapkan ATSC 4 secara lebih profesional, kompetitif, dan bergengsi.

Prestasi Syahrial juga menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat melahirkan atlet yang mampu bersaing di tingkat yang lebih luas. Semangat tersebut diharapkan menular kepada anggota UKM Tapak Suci lainnya untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, serta membawa nama baik almamater.

Harapan Dukungan Rektorat

Keberhasilan Syahrial pada Sumut Open juga diharapkan menjadi momentum untuk semakin memperkuat perhatian dan dukungan terhadap pengembangan olahraga, khususnya pencak silat, di lingkungan UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Dukungan penuh dari pihak rektorat dinilai penting agar ATSC 4 tidak hanya menjadi agenda rutin UKM, tetapi dapat berkembang menjadi kejuaraan pencak silat yang lebih besar, profesional, dan memiliki daya saing.

Bahkan, muncul harapan agar Ar-Raniry Tapak Suci Championship (ATSC) 4 dapat dikembangkan menjadi “ATSC 4 Piala Rektor”. Dengan dukungan institusi, kejuaraan tersebut diharapkan memiliki daya tarik dan prestise yang lebih tinggi sekaligus menjadi salah satu event olahraga unggulan UIN Ar-Raniry.



Pengembangan ATSC juga dapat menjadi bagian dari upaya kampus dalam membangun ekosistem olahraga mahasiswa yang sehat dan berprestasi. Selain menjadi wadah kompetisi, kegiatan tersebut dapat memperkuat pembinaan kepemudaan, organisasi, kedisiplinan, sportivitas, dan pembentukan karakter mahasiswa.

Dengan dukungan institusi, sinergi organisasi, kesiapan kepanitiaan, kualitas pelatih, serta peningkatan kemampuan para atlet, ATSC 4 diharapkan mampu menjadi ajang pencak silat yang lebih besar dan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan olahraga di Aceh.

Membawa Nama Baik Almamater

Prestasi Syahrial pada Sumut Open menjadi salah satu contoh, mahasiswa dapat menjalankan berbagai peran secara bersamaan. Sebagai mahasiswa, ia memiliki tanggung jawab akademik; sebagai aktivis organisasi, ia mengemban amanah kepemimpinan; sementara sebagai atlet, ia dituntut memiliki disiplin, mental bertanding, sportivitas, dan semangat untuk terus berkembang.

Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa UIN Ar-Raniry lainnya untuk berani mengembangkan potensi di berbagai bidang dan mengukir prestasi yang membawa nama baik almamater.

Semangat tersebut kita harapkan terus tumbuh dan menjadi bagian dari perjalanan menuju ATSC 4 yang lebih besar, profesional, kompetitif, dan bergengsi.

Prestasi bukan hanya tentang medali yang diraih, tetapi juga tentang proses pembinaan, kerja keras, kedisiplinan, serta nilai-nilai karakter yang menyertainya. Dalam semangat itu pula, UKM Tapak Suci UIN Ar-Raniry kiranta  terus melahirkan generasi muda yang berprestasi sekaligus memiliki karakter yang kuat. (Sayed M. Husen)

SHARE :

0 facebook:

 
Top