LAMURIONLINE.COM I ACEH BESAR - Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 8 menggelar Seminar Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP) sebagai upaya membekali santri dengan pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan mental, khususnya di tengah padatnya aktivitas dan masa ujian.
Seminar yang berlangsung di Masjid Jami’ PMDG Kampus 8, Seulimuem, Aceh Besar, Selasa (11/8/2026), tersebut diikuti seluruh santri. Kegiatan ini menghadirkan Nurzahara, S.Si.T, MPH., sebagai pemateri, serta tim dari Puskesmas Seulimuem dan Dinas Kesehatan.
Pimpinan PMDG Kampus 8, Ustaz Fauzul Halim, M.Pd, dalam sambutannya saat membuka seminar mengatakan, kesehatan merupakan salah satu hal penting yang harus diperhatikan santri, terutama pada masa ujian. Menurutnya, kesehatan tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik, tetapi juga kesehatan mental.
“Banyak orang di zaman sekarang mengalami gangguan pada mentalnya. Itu semua bisa berawal dari hal-hal kecil, seperti terlalu banyak pikiran serta masalah yang dipendam terlalu lama. Karena itu, sangat penting bagi santri mengetahui cara mencegah dan mengatasinya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kehidupan di pondok diisi dengan berbagai kegiatan yang bertujuan memberikan bekal kepada santri menghadapi masa depan. Namun seluruh proses tersebut membutuhkan kondisi tubuh dan mental yang sehat.
“Kita di pesantren memiliki banyak kegiatan yang harus dilakukan dan diikuti sebagai bekal untuk masa yang akan datang. Semua itu tidak akan tercapai tanpa tubuh dan mental yang sehat. Tidak akan banyak manfaat yang kita peroleh apabila diri kita berada dalam kondisi sakit,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Seminar P3LP, Ustaz Vinny Muhammad Taqy, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada santri mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental karena kondisi psikologis dapat memengaruhi kehidupan seseorang.
“Dengan adanya seminar ini, kami berharap santri dapat lebih peduli dan memperhatikan kesehatan dirinya maupun sesama. Mereka juga diharapkan mampu saling menguatkan satu sama lain,” ujarnya.
Seminar dipandu Ustaz Muhammad Kaffah Najmu Kirom sebagai moderator. Kegiatan berlangsung dalam tiga sesi, yakni pemaparan materi, tanya jawab, dan penutup.
Ustaz Vinny menambahkan, untuk menciptakan suasana yang lebih interaktif, pemateri mengajak para santri mengikuti sejumlah kegiatan ice breaking yang berkaitan dengan materi P3LP.
Seminar ditutup dengan pemberian kenang-kenangan dari PMDG Kampus 8 kepada tim Puskesmas Seulimuem dan Dinas Kesehatan. Kegiatan kemudian diakhiri dengan foto bersama antara pemateri, panitia, tim kesehatan, dan seluruh santri. (Sayed MH/Kaffah)
.jpeg)






0 facebook:
Post a Comment