Pemilihan diawali dengan penyampaian visi dan misi serta debat terbuka antarkandidat di hadapan siswa kelas X, XI, XII, dan dewan guru. Tahapan tersebut menjadi bagian dari proses pendidikan demokrasi bagi siswa sekaligus memberikan kesempatan kepada setiap pasangan calon untuk menyampaikan gagasan dan program kerja.
Empat pasangan calon (paslon) yang berkompetisi dalam Pemilos tersebut, yakni Paslon 01 Marja Chalis–Nurul Aufa, Paslon 02 M. Daniel–Kycha Rianty, Paslon 03 Ijlal Sulthan–Nazira Fonna, dan Paslon 04 Ramadhaniel–Rifatun Amna.
Rangkaian Pemilos telah dimulai sejak 22 September 2026 dengan agenda debat kandidat. Selanjutnya, masa kampanye berlangsung pada 23–24 September, masa tenang pada 25 September, dan pemungutan suara serta pengumuman hasil dilaksanakan pada 26 September 2026.
Pelaksanaan pemungutan suara dibuat menyerupai proses pemilihan umum. Para pemilih mengikuti tahapan pencoblosan melalui bilik suara, memasukkan surat suara ke dalam kotak suara, serta mencelupkan jari ke tinta sebagai tanda telah menggunakan hak pilih. Proses pemungutan suara juga melibatkan panitia Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dari unsur Majelis Perwakilan Kelas (MPK).
Berdasarkan hasil rekapitulasi suara, Paslon 04 Ramadhaniel–Rifatun Amna memperoleh 78 suara dan ditetapkan sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMA Negeri 1 Kuta Cot Glie periode 2026/2027.
Pelaksanaan Pemilos mendapat dukungan dari seluruh warga sekolah dan dewan guru. Dari unsur guru, kegiatan tersebut dikoordinasikan oleh Waka Kesiswaan Januardi, S.Pd., Waka Humas Nurfadhilah, S.Pd., Pembina OSIS Munzir, S.Pd.I., serta Rahmadhani, S.Pd.I., yang menangani bagian perlengkapan.
Pengurus OSIS turut terlibat dalam mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pemasangan flyer, koordinasi kampanye, hingga persiapan teknis pelaksanaan pemungutan suara.
Kepala SMA Negeri 1 Kuta Cot Glie, Dewi Yulisna, S.Pd., M.Pd., mengatakan Pemilos menjadi sarana bagi siswa untuk belajar menerapkan nilai-nilai demokrasi secara langsung di lingkungan sekolah.
“Ini adalah langkah awal belajar berdemokrasi, di mana kalian belajar menyampaikan gagasan dengan santun, menghargai perbedaan pendapat, dan berkompetisi secara sehat dan sportif. Jadikan momen ini sebagai wadah melatih mental pemimpin yang jujur, amanah, dan bertanggung jawab. Siapa pun yang terpilih adalah pemimpin kita semua,” ujar Dewi.
Ia berharap seluruh siswa dapat menerima hasil pemilihan dengan sikap sportif dan memberikan dukungan kepada pengurus OSIS terpilih dalam menjalankan amanah selama periode kepengurusan 2026/2027. (Muklis)







0 facebook:
Post a Comment