lamurionline.com -- Aceh Besar - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar H Saifuddin SE mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan instansi itu untuk menjaga nama baik institusi, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman.
Hal itu disampaikan Yahwa--sapaa akrab Saifuddin, saat menjadi pembina Upacara Penghormatan Bendera Merah Putih dan Doa di Kompleks MIN 23 Aceh Besar, Jruek Balee, Kecamatan Indrapuri, Kamis, 17 September 2026.
Ia mengatakan menjaga nama baik Kementerian Agama merupakan tanggung jawab seluruh pegawai. Citra institusi tidak hanya dibangun melalui program dan kebijakan, tetapi juga melalui sikap serta kualitas pelayanan setiap ASN ketika berhadapan dengan publik.
“Jaga nama baik Kemenag ini agar tetap eksis. Tingkatkan layanan kepada masyarakat dan terus berinovasi dengan menguasai perkembangan zaman,” kata Yahwa.
Yahwa menyebut tugas utama ASN Kemenag pada dasarnya ialah memberikan pelayanan. Karena itu, setiap pegawai diminta menjalankan tugas dengan ikhlas, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Tugas kita sejak pertama disumpah menjadi ASN yaitu melayani. Maka layani publik dengan baik, baik jajaran KUA, madrasah, maupun pegawai di kantor,” ujarnya.
Ia mengingatkan agar semangat melayani tidak berhenti pada rutinitas administratif semata. Perubahan teknologi dan kebutuhan masyarakat dewasa ini menuntut ASN agar mampu beradaptasi dalam menjalankan tugas.
Menurutnya, inovasi diperlukan agar layanan Kemenag tetap relevan dengan perkembangan zaman. ASN juga perlu memanfaatkan teknologi untuk mendukung pekerjaan, tanpa mengabaikan ketelitian, etika, dan tanggung jawab sebagai pelayan publik.
“Jangan pernah merasa cukup dengan apa yang sudah dilakukan. Kita harus terus belajar dan beradaptasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” katanya.
Upacara penghormatan bendera dan doa yang digelar setiap tanggal 17, mengenakan pakaian Korpri, menjadi salah satu momentum untuk memperkuat kedisiplinan dan menyatukan semangat seluruh jajaran Kemenag Aceh Besar dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Upacara tersebut diikuti kepala subbagian tata usaha, para kepala seksi, kepala madrasah berbagai jenjang, pengawas serta seluruh ASN di lingkungan Kantor Kemenag Aceh Besar.
Dalam rangkaian upacara, Kemenag Aceh Besar juga menyerahkan apresiasi beserta sertifikat dan medali bagi siswa-siswi yang menjadi juara dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) baik sains maupun riset, serta Olimpiade Bahasa Arah (OBA) tahun 2026.(Cek Man/*)



0 facebook:
Post a Comment