
TABUH GENDANG - Ketua Yayasan Wakaf Haroen Aly, Prof. Dr. Muhammad Yasir Yusuf, MA, menabuh gendang sebagai pertanda telah berakhirnya DAMASQUSS V di Dayah Darul Quran Aceh (DQA), Minggu (13/9/2026).
LAMURIONLINE.COM | ACEH BESAR – Ajang Darul Quran Aceh Musabaqah Quran, Science and Sport (DAMASQUSS) V Tahun 2026 resmi berakhir. MAS RIAB berhasil meraih predikat juara umum tingkat menengah atas, sedangkan MTsN 1 Banda Aceh menjadi juara umum tingkat menengah pertama.
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari tersebut ditutup oleh Ketua Yayasan Wakaf Haroen Aly, Prof. Dr. Muhammad Yasir Yusuf, MA, di Dayah Darul Quran Aceh (DQA), Minggu (13/9/2026).
Dalam sambutannya, Prof. Muhammad Yasir Yusuf mengatakan, DAMASQUSS tidak semata-mata menjadi ajang perlombaan, tetapi memiliki tujuan utama untuk meningkatkan semangat dan ketakwaan peserta didik kepada Allah SWT.
“Tujuan event DAMASQUSS terutama sekali untuk meningkatkan semangat ketakwaan kita kepada Allah,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk meningkatkan kemampuan, bakat, minat, dan talenta yang dimiliki para peserta didik. Kompetisi yang digelar dalam bidang Al-Quran, akademik, dan olahraga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi peserta untuk terus mengembangkan potensi mereka.
Ia mengingatkan agar kemampuan yang dimiliki peserta tidak hanya digunakan untuk mengikuti perlombaan, tetapi terus diasah dan dikembangkan sehingga memberikan manfaat lebih besar pada masa mendatang.
“Event ini menjadi motivasi kita untuk selalu mengembangkan kemampuan kita lebih baik lagi di masa-masa yang akan datang,” katanya.
Prof. Yasir menambahkan, Yayasan Wakaf Haroen Aly bersama DQA akan terus berupaya memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi para santri, baik dari sisi mutu pendidikan maupun kenyamanan selama menempuh pendidikan.
Sementara itu, Kepala Sekretariatan dan Kepegawaian DQA, Ustaz Muhammad Faizal, S.Pd.I, yang mewakili Direktur DQA Ustaz Hajarul Akbar, MA, mengatakan DAMASQUSS merupakan agenda tahunan yang diharapkan dapat terus dipermanenkan dan dilaksanakan secara berkesinambungan.
Ia menyebutkan, pelaksanaan DAMASQUSS juga sejalan dengan harapan Wakil Gubernur Aceh yang disampaikan melalui perwakilannya, Effendi, Kabid Kesantrian Aceh, saat pembukaan agar kegiatan tersebut terus digelar untuk menyaring dan melahirkan generasi unggul di bidang Al-Quran, akademik, dan olahraga.
DAMASQUSS V tahun ini diikuti sekitar 80 sekolah dengan total 1.012 peserta yang berlomba pada 25 cabang. Peserta juga datang dari sejumlah daerah di Aceh, termasuk RQ Meulaboh dan wilayah Aceh bagian timur.
“Ini betul-betul menjadi salah satu ajang silaturahmi antarpeserta didik dari seluruh Aceh,” ujar Faizal.
Ketua Panitia DAMASQUSS V, Zaid Revikasya, mengatakan penutupan kegiatan menjadi penghujung perjalanan yang bukan hanya dipenuhi kompetisi, tetapi juga keberanian, perjuangan, persahabatan, pembelajaran, dan berbagai pengalaman.
Mengusung tema “Harnessing the Arcane Power to Build a Legacy of Brilliance”, ia menyebut DAMASQUSS menjadi ruang untuk menggali kekuatan yang tidak selalu terlihat, mulai dari ilmu pengetahuan, ketekunan, keberanian mencoba, hingga kemampuan setiap peserta untuk memberikan yang terbaik.
“Karena sesungguhnya, setiap dari kita memiliki kekuatan untuk menciptakan sesuatu yang berarti. Dan hari ini, kita telah menyaksikan kekuatan itu,” pungkasnya. (Murdani Tijue)
0 facebook:
Post a Comment