Melalui Milad Media LAMURI Yang Ke-10 Kami Terus Berbenah Untuk Berbagi Informasi Kepada Pembaca (15 Juli 2010 - 15 Juli 2019) Rahasianya Adalah Tawakkal Oleh Ahmad Faizuddin, M.Ed - Lamuri Online
Loading...

Prolog: Amir dan kawannya Baba akan menghadapi ujian akhir semester. Mereka berdua bertawakkal, menyerahkan semuanya kepada Allah SWT. Umar belajar dengan tekun, mengulang pelajaran dengan sungguh-sungguh, dan tidak lupa memperbanyak do'a kepada Allah SWT s u p a y a d i m u d a h k a n d a l a m u j i a n . Sementara Baba kadang belajar kadang tidak. Ia juga berdo'a supaya diluluskan dalam ujian. Yang manakah contoh perbuatan tawakkal yang sesungguhnya? Banyak orang dengan mudahnya mengatakan saya akan berserah diri kepada Allah SWT, namun tawakkal itu sangat sulit kita wujudkan apalagi ketika dihadapkan dengan berbagai macam tantangan dan kesulitan hidup. Orang miskin atau sakit akan dengan mudah berkata, “Saya pasrah, saya serahkan semuanya kepada kehendak Allah SWT”. Bayangkan ketika Allah menjadikannya kaya atau sembuh, apakah dia akan tetap bertawakkal? Apa yang dimaksud dengan tawakkal i t u ? m u n g k i n h a d i t s b e r i k u t b i s a menggambarkan makna tawakkal yang sesungguhnya. Dari Umar bin Khattab r.a. be r k a ta , ba hwa be l ia u me nde nga r Rasulullah SAW bersabda, “Sekiranya kalian benar-benar bertawakkal kepada Allah SWT dengan tawakkal yang sebenar-benarnya, sungguh kalian akan diberi rizki (oleh Allah SWT), sebagaimana seekor burung diberi rizki; dimana ia pergi pada pagi hari dalam keadaan lapar, dan pulang di sore hari dalam keadaan kenyang” (H.R. Ahmad, Turmuzi dan Ibnu Majah). 

Mengapa sebagian orang berhasil dengan cemerlang dan sebagian lain tidak? Mengapa ada orang yang tetap sabar meskipun gagal berkali-kali dan sebagian yang lain langsung putus asa dan hilang semangat untuk mencoba? Kuncinya adalah tawakkal. Setiap manusia memerlukan Allah dalam hidup ini. Tidak ada sesuatu perbuatan pun yang luput dari rahmat Allah SWT. Mulai dari udara yang kita hirup sampai makanan dan gerak anggota tubuh kita. Semuanya menunjukkan betapa besarnya rahmat Allah SWT kepada hamba- Nya. Bayangkan jika Allah menghentikan nafas kita sebentar saja, apa yang akan terjadi? Namun coba saja hitung berapa banyak manusia yang mampu mensyukuri ni'mat Allah SWT dengan sebenarbenarnya? Ada rahasia besar di balik rasa syukur ini, yaitu ketika syukur itu semakin m e n i n g k a t m a k a A l l a h S W T a k a n menambah ni'mat dengan berlipat ganda. Dan ketika Tuhanmu memaklumkan: 'Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih (Q.S. Ibrahim: 7). A p a r a h a s i a t a w a k k a l y a n g sesungguhnya itu? Kunci tawakkal adalah: 1) yakin, 2) usaha, 3) sabar, 4) do'a, dan 5) ikhlas. Ini adalah rahasia berserah diri kepada Allah SWT. Tawakkal itu tidak mengabaikan usaha. Namun berusaha d e n g a n s u n g g u h - s u n g g u h d a n menyerahkan hasil sepenuhnya kepada Allah SWT. 

Tawakkal ini punya kaitan yang erat dengan ikhlas, karena apapun yang diberikan oleh Allah SWT setelah kita berusaha maka itulah yang terbaik bagi kita. Bagaimana cara bertawakkal yang baik? Mulailah dengan memantanpkan taqwa kepada Allah SWT, maka Dia akan memberikan jalan keluar dari segala kesulitan. Lengkapilah dengan tawakkal kepada Allah SWT, maka Dia akan mencukupkan segala keperluannya. … Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar (2) … Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu (3) (Q.S. Ath-Thalaq 65: 2- 3). 

Epilog: Dikisahkan bahwa ada seorang sahabat yang baru datang dari luar kota menemui Rasulullah SAW. Rasul bertanya kepada orang tersebut apakah untanya sudah diikat dengan benar? Sahabat tersebut menjawab, “Tidak ya Rasulullah. Saya tawakkal saja kepada Allah.” Rasul SAW lalu memberikan nasehat, “Jangan begitu, ikat dulu untamu secara benar, baru engkau bertawakkal kepada Allah SWT. B e g i n i l a h k o n s e p t a w a k k a l y a n g sebenarnya. 

Gombak, 10:00 p.m. © Akhi, 2013 November 17th
SHARE :
 
Top