ads1

Lamurionline.com-- Banda Aceh : Awal tahun ini, harga beras di Aceh melonjak dari hari-hari biasanya. Untuk mengatasi tingginya harga beras, Bulog Aceh menggelar operasi pasar di sejumlah kawasan di Banda Aceh dan Aceh Besar, Selasa (21/1/2014).
Informasi dihimpun detikFinance, harga beras kualitas medium di Banda Aceh naik mencapai Rp 10.000 perkilogram dari harga sebelumnya Rp 8.500/kg. Untuk menstabilkan harga, Bulog menggelar operasi pasar dengan menjual beras Rp 7.200 per kilogram. Sementara untuk harga per karung ukuran 50 kg dijual Rp 360 ribu, dan ukuran 15 kg dijual Rp 108 ribu.
Kepala Bulog Aceh Ali Ardi mengatakan, operasi pasar ini digelar untuk menstabilkan kembali harga beras yang mulai naik di pasaran. Naiknya harga beras ini sangat berdampak terhadap masyarakat yang harus membeli beras.
“Karena adanya beras cadangan pemerintah maka kita gelar operasi pasar untuk pengendalian,” kata Ali.
Dalam operasi pasar ini, masyarakat hanya dibolehkan membeli beras maksimal satu karung ukuran 50 kg. “Masyarakat yang mau beli dalam bentuk kilogram juga kami layani,” jelasnya.
Menurut Ali, sejumlah titik yang menjadi lokasi operasi beras di Banda Aceh yaitu Pasar makam pahlawan kampung ateuk, Pasar Setui, Pasar Ulee Kareng, dan Pasar Lapangan SMEP Peunayong. Sementara di Aceh Besar yaitu Pasar Lambaro, Pasar Sibreh, Pasar Lambaro, dan pasar Seulimum.
“Jumlah beras yang dioperasikan di setiap titik paling kurang yaitu 7 ton. Kalau tidak cukup akan kita tambah lagi,” ungkap Ali.
Pantauan detikFinance, puluhan warga langsung menyerbu beras murah yang dijual Bulog di pasar makam pahlawan Kampung Ateuk Banda Aceh saat mobil yang membawa beras tersebut parkir. Mereka rata-rata membeli dalam bentuk kilogram dan ada juga yang membeli per karung.
Salah seorang pembeli, Rosmalia, mengatakan, operasi pasar yang digelar Bulog sangat membantu masyarakat kecil, karena harga beras di pasaran mulai mulai melonjak. Menurutnya, harga yang ditawarkan Bulog dengan di pasaran selisih Rp 4.000 per kilogram.
“Sangat membantu, kualitas beras juga bagus,” ungkap Rosmalia. (dnl/dnl) 
SHARE :
 
Top