ads1

Lamurionline.com--Banda Aceh - Gubernur Aceh Zaini Abdullah menyatakan provinsi itu merasa kehilangan salah satu putra terbaiknya yakni Marwady Nurdin yang merupakan Wali Kota Banda Aceh.

"Mawardy Nurdin merupakan salah satu putra terbaik Aceh yang telah berkontribusi besar dalam membangun kota Banda Aceh, khususnya dan Aceh," katanya disela-sela menjadi pemimpin upacara pemakaman Wali Kota Banda Aceh Mawardy Nurdin di komplek pemakaman keluarga di Gampong/desa Lamteumen Barat, Minggu (9/2/2014).

Mawardy merupakan sosok pemimpin yang memiliki dedikasi tinggi terhadap pekerjaan dan sangat dicintai serta dekat dengan masyarakat di daerah yang dipimpinnya tersebut.

"Mawardy merupakan sosok yang peduli akan rakyatnya dan peduli terhadap dunia pendidikan," katanya dihadapan ribuan pelayat yang ikut mengantarkan jenazah ke pemakaman keluarga tersebut.

Mawardy Nurdin menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, Sabtu malam sekitar pukul 19.30 WIB akibat penyakit gagal ginjal yang telah dideritanya.

Zaini menambahkan, pria kelahiran Sigli Kabupaten Pidie pada 30 Mei 1954 merupakan pemimpin cerdas dan memiliki berbagai solusi dalam mengatasi berbagai persoalan yang terjadi di daerah yang dipimpinnya.

"Mawardy merupakan pemimpin yang komplit dalam membangun Banda Aceh dan dia juga dekat dengan berbagai komponen masyarakat dan memiliki komunikasi yang baik dengan semua pihak," katanya.

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat di Kota Banda Aceh dan Aceh khususnya untuk dapat memanjatkan doa kepada pemimpin daerah tersebut yang telah dipanggil sang pencipta.

"Berbagai karya-karyanya yang telah diperuntukkan kepada negeri ini patut kita berikan apresiasi dan mari kita bersama-sama mendoakan agar segala amal ibadah yang diperbuat selama memimpin dapat diterima oleh Allah SWT," katanya.

Ribuan masyarakat di Kota Banda Aceh, pejabat di lingkungan Pemerintah Aceh, kota, DPR, DPRD dan juga mantan Kepala Badan Rehabilitasi dan Rekontrusi Aceh-Nias Kuntoro Mangkusubroto ikut melepas kepergian alharhum.

Mawardy Nurdin yang berpasangan dengan Illiza Saa'duddin Djamal terpilih menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh untuk dua periode. 

Periode pertama pada 2007 setelah memenangkan pemilihan kepala daerah (pilkada) Wali Kota Banda Aceh 2006 dan Periode kedua menang Pilkada pada 2012.

Almarhum Mawardy Nurdin meninggalkan empat orang anak, yakni tiga putra dan seorang putri dari perkawinannya dengan Nurshanti Adnan. [005-Antara]
SHARE :
 
Top