Lamuri-Banda Aceh. Batu permata Yellow Safir terjual seharga Rp 675 juta di Aceh Batee Festival yang digelar di Ballroom Hotel Hermes Banda Aceh, Rabu (4/2). Batu permata ini milik seorang kolektor batu mulia Akmal. Ini merupakan rekor pertama penjualan termahal selama berlangsung even pada hari kedua. Akmal mengatakan Yellow Safir ini diikat dengan ikatan emas 8,5 persen seberat 24 gram, berlian 128 pcs, ukuran batu 10,77 karat. "Batu tersebut dibeli oleh seorang pengusaha dari Sumatera Barat, Datok Hafif, Dia seorang pengusaha emas dan juga perhotelan", tambah Akmal. Koleksi Akmal tidak hanya Yellow Safir, banyak koleksi lainnya yang dipamerkan diantaranya batu giok solar super yang dibanderol dengan harga 300 juta, Batu Giok jenis Indocrase dan solar super yang sudah menjadi cincin dengan harga Rp 280 juta per bijinya. Koleksi Akmal lainnya yang tak kalah menarik adalah batu blue safir seharga Rp. 1,5 miliar. Tetapi Akmal tidak memamerkan di arena ABF dan enggan memperlihatkan kepada publik.
Aceh Batee Festival dibuka 4 - 8 Februari mendatang. Sekitar 300-an peserta kontes dan booth (stan) pameran yang mengikuti even ini dan dibuka oleh Wagub Aceh, H. Muzakkir Manaf. Pameran ini digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh, Serambi Indonesia dan pihak Hermes Palace Hotel.
Penanggung Jawab Atjeh Batee Festival, Octowandi kepada wartawan mengatakan, jumlah stan yang disediakan semuanya 50 stan. Batu-batu yang dipamerkan termasuk di dalamnya batu para pemenang kontes yang pernah dibuat di Jakarta dan Medan. Selain itu, panitia juga menggratiskan 1.000 cangkir kopi gayo untuk peserta dan para pengunjung yang hadir pada even tersebut "Juga dihadirkan biantang tamu Puteri Pariwisata Indonesia, Putri Kopi Aceh, Duta Kopi Aceh dan talk show yang akan diisi oleh pakar-pakar Gem Stone dari Jakarta" sebutnya. (Abr/Ad)

SHARE :
 
Top