Syedara Lamuri… Melihat kegiatan pemuda dan remaja Islam sekarang banyak yang telah jauh berlabuh, ada yang tidak sesuai lagi dengan ajaran Islam yang mereka kerjakan, kadang demo untuk membela Islampun juga mereka pertahankan sedangkan penampilan dan perbuatan tidak sesuai dengan ajaran Islam. Wahai….. Pemuda dan remaja Islam, pulanglah…?? Kembalilah…?? Mari kita perbaiki kembali diri kita dalam Bulan yang penuh dengan Rahmat dan banyak pahalanya, sunat yang kita lakukan dibulan ini sama halnya dengan pahala wajib, tunggu a p a l a g i , P u l a n g l a h d a n kembalilah….??? Tinggalkan yang tidak bermanfaat dan yang tidak sesuai dengan ajaran kita yaitu Islam. 

Rasulullah Saw bersabda: “Ketika datang malam pertama dari bulan ramadhan seluruh setan dibelenggu dan seluruh jin diikat.  Semua pintu-pintu neraka ditutup, tidak ada satu pintu pun yang terbuka.  Semua pintu surga dibuka, hingga tidak ada satupun pintu yang tertutup. Lalu tiap malam datang seorang menyeru: “wahai orang yang mencari kebaikan kemarilah, wahai orang yang mencari keburukan menyingkirlah, h a n y a A l l a h l a h y a n g b i s a menyelamatkan dari api neraka” (HR Tirmidzi). Rasulullah Saw bersumpah, tidak ada bulan yang paling baik bagi orang beriman kecuali bulan ramadhan, dan tidak ada bulan yang paling buruk bagi orang munafik kecuali bulan ramadhan.  

Pada bulan itu orang beriman telah menyiapkan diri untuk berkonsentrasi dalam beribadah, sebaliknya orang munafik sudah bersiap diri untuk menggoda dan melalaikan orang beriman dari beribadah. (HR Imam ahmad). R a m a d h a n m e n j a d i momentum untuk menata diri menjadi pribadi muslim sejati. Tingkatkan aqliyah Islamiyah dan nafsiyah Islamiyah.  

Aqliyah Islamiyah adalah pola pikir berdasarkan aqidah Islam. Cara meningkatkannnya dengan memperbanyak informasi ke-Islaman, perbanyak fakta-fakta ke-Islaman, terus berlatih untuk mengkaitkan informasi dengan fakta berdasarkan sudut pandang Islam. Pemuda dan remaja yang telah lalai dengan kegiatan-kegiatan yang tidak bermafaat apalagi menyesatkan dengan merusak aqidah, tidak salahnya sebagai seorang pemuda dan remaja untuk menjalani Aqliyah Islamiyah ini untuk merubah pola pikir yang sesuai dengan aqidah Islam. 

Nafsiyah Islamiyah adalah sikap jiwa berdasarkan aqidah Islam. Cara meningkatkannya dengan memperbanyak ibadah-ibadah sunnah.  Dekatkan diri kepada Allah, Rasulullah Saw, Masjid, Qur'an,  Hadits, dan sesama muslim. Sebulan penuh latih diri kita untuk meningkatkan: kesabaran, kedekatan kepada Allah SWT, kesadaran adanya pengawasan Allah, kepedulian kepada sesama manusia, keterikatan terhadap syariat, semangat belajar Islam dan memperjuang- kannya, suasana kekeluargaan di waktu makan sahur dan buka puasa, ikatan keluarga besar di saat mudik lebaran. Target puncak mencapai derajat taqwa, yang sangat diperlukan untuk menghadapi ujian berat di dunia, dengan hati yang sabar dan wajah tetap menghadap kepada Allah SWT. 

Sebelumnya seorang pemuda dan remaja harus mengevaluasi diri k i t a d e n g a n b a i k d a n j u g a mengevaluasi keadaan anggota keluarga kita.  Secara kejiwaan, perhatikanlah suasana kenyamanan dan kehangatan antar anggota keluarga, rasa persaudaraan, sikap tolong menolong, saling  memperhati- kan, saling menyayangi, saling meng- hormati, saling menghargai, ke- dekatan antar anggota keluarga.  Buat acara renungan, untuk saling mengenali kekurangan masing- masing dan kesalahan masing-masing.  Saling memaafkan antar seluruh anggota keluarga, kerabat, tetangga, teman, dan saling berjanji untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan masing-masing.  

Sambut ramadhan dengan ceria, hati yang bersih dan lapang, buat suasana baru yang lebih istimewa di rumah, Di tempat kerja, dan juga dilingkungan tempat kita tinggal.  Siapkan : hati, pikiran, dan fisik.  Siapkan hati, dengan kuatnya niat dan ketenangan jiwa agar khusyu' dalam beribadah.  Siapkan pikiran, mulai dari ilmu tentang segala hal yang sesuai dengan Aqidah juga yang berkaitan dengan ramadhan dan konsentrasi.  Siapkan fisik dengan mempersiapakan kesehatan tubuh agar selalu fit selama sebulan penuh dalam bulan Ramadhan. Jangan hanya cukup cuma dalam bulan Ramadhan saja, tapi lakukanlah dengan semangat sampai akhir hayat kita, untuk bisa mendekat- kan diri kita kepada yang Maha Kuasa, semoga kita termasuk hamba-hamba yang di cintai oleh Allah SWT. Amiin ya Rabbal'alamin.. (Dari berbagai sumber)

SHARE :
 
Top