ads1

Foto: Munawar
Lamurionline.com. Ingin Jaya - Untuk membantengi generasi muda dari degradasi moral, dan meningkatkan keterampilan membaca serta menanamkan kecintaan terhadap Alquran sejak dini, untuk selanjutnya diamalkan dalam kehidupan sehari-hari sejumlah stakeholder mendesak pemerintah Aceh Besar melanjutkan program Beut Al Quran Ba’da Magrib di kabupaten Aceh Besar. 

Demikian antara lain terungkap dalam dialog Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Kajian Terhadap Efektifitas Program Beut Al Quran Ba’da Magrib (BABM)’’ yang digelar Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Besar bekerja sama dengan Pusat Kajian Pendidikan dan Masyarakat (PKPM) Aceh, di Hotel Noris Lambaro, Aceh Besar, Rabu (20/09).

Mansurdin salah satu peserta mengatakan perlu dukungan seluruh elemen baik pihak eksekutif dan legislatif terutama orang tua untuk ikut memberi perhatian ekstra bagi generasi kita kedepan.

’Saya sangat berharap program ini dapat dilanjutkan oleh pemerintahan baru, regulasi yang sudah ada diperkuat kembali. Saya juga minta pengawasan ekstra dari pihak keamanan untuk mendukung program ini agar generasi kita tidak terjerat narkoba ’’harap Keuchik Gampong Neusok ini .

Lebih lanjut peserta lainnya Safriadi sangat menyayangkan apabila program BABM ini kandas di pemerintahan yang baru ini mengingat Aceh telah menerapkan syariat islam.

‘’Saya heran dengan konsep pembangunan negara kita sibuk dengan pembangunan fisik, padahal jelas bangunlah jiwanya, bangunlah raganya yang terus kita nyanyikan. Mari sama kita rangkul semua pihak untuk mensukseskan program ini demi memakmurkan Meunasah, masjid dengan suara-suara pengajian, ’’.ujarnya bertamsil.

FGD yang dibuka Direktur PKPM Aceh Drs, Muslim Zainuddin, M.Si turut dihadiri oleh Dr Mujiburrahman (MPD Aceh Besar), Zahri (Dinas Syariat Islam Aceh Besar), Unsur Camat, Kepolisian, Unsur Keuchik, Tuha Peut, dan undangan lainnya. (Mun)
SHARE :
 
Top