ads1

Wakil Bupati Aceh Besar Tgk H Husaini A Wahab memberikan cenderamata kepada GM Artline Shachihata Nagoya Jepang Mr Masaki Okuno pada penandatanganan MoU bidang pendidikan di aula Setdakab Aceh Besar, Kota Jantho, Selasa (16/1/2018). Foto: MARIADI
Lamurionline.com. KOTA JANTHO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar menjalin kerjasama bidang pendidikan dengan perusahaan alat tulis kantor dan sekolah Artline Shachihata Nagoya Jepang. 

Jalinan kerjasama tersebut ditandai dengan penandatangan Memorendum of Understanding (MoU) antara Wakil Bupati Aceh Besar, Tgk H Husaini A Wahab dengan GM Artline Shachihata Nagoya Jepang, Mr Masaki Okuno di aula Setdakab Aceh Besar, Kota Jantho, Selasa (16/01).

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati, Tgk H Husaini A Wahab memberikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak Jepang yang telah menjalin kerjasama dengan Pemkab Aceh Besar dalam hal pendidikan khususnya terkait bahasa.

Karena seperti kita ketahui bersama bahwa bahasa Jepang telah menjadi barometer bagi pengembangan ilmu pengetahuan saat ini. 

“Dengan adanya kerjasama ini kita berharap mutu dan kualitas pendidikan khususnya di Aceh Besar dapat meningkat dan generasi Aceh Besar dapat bersaing hingga jenjang Internasional sehingga dapat menatap dunia. Pasalnya, hari ini bahasa Jepang telah menjadi bahasa Internasional selain bahasa Inggris dan bahasa Arab serta Cina,” pungkas Waled Husaini.

Foto: MARIADI
GM Artline Shachihata Nagoya Jepang, Mr Masaki Okuno menegaskan bahwa salah satu alasan pihak Jepang menaruh perhatian tinggi khususnya untuk daerah Aceh Besar karena Jepang pernah mengalami nasib yang sama dengan Aceh yaitu pernah ditimpa musibah Tsunami. Program yang dilaksanakan ini berupa kemitraan bidang pendidikan guna peningkatan mutu SDM tenaga pengajar maupun siswa.

“Program kemitraan bidang pendidikan berupa Artline sang juara, Artline Study Banding To Japan 2018, Artline beasiswa 2018, dan Artline pelatihan bahasa Jepang. Program ini merupakan sumbangsih terhadap perkembangan pendidikan di Aceh, “tuturnya.

Sementara itu, disela-sela MoU tersebut juga dilakukan launching bahasa Jepang untuk siswa sekolah di Kabupaten Aceh Besar. Pesertanya meliputi siswa mulai jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Akhir (SMA).

Dalam kesempatan itu, turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Aceh Besar Drs Mukhtar MSi, Kadis Pendidikan, Drs Razali, Kakankemeneg Aceh Besar Drs Salahuddin MPd, President Director Artline Indonesia Aruwan Soenardi, serta Para Kepala Sekolah dijajaran Dinas Pendidikan dan Kemenag Aceh Besar. (Mariadi)
SHARE :
 
Top