Adv

Adv

LAMURIONLINE.COM | KBJ - Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Aceh menggelar pelatihan public speaking bagi mahasiswa di Kompleks Markas Dewan Dakwah Aceh, Gampong Rumpet, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar.

Kegiatan dengan tema “Melatih Kader Dai yang Handal dan Profesional” itu diikuti oleh puluhan mahasiswa dan berlangsung sejak 28-31 Januari 2019.

Sejumlah pemateri yang berkompeten dibidangnya mengisi pelatihan tersebut, diantaranya Enzus Tinianus SH MH, Muhammad Muslim MA, Hayatullah Zuboidi S.Sos.I, Drs Ridwan Ibrahim SAg MPd, Wahyu Rezeki MI.Kom dan Dr Rahmadhon Tosari.

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengisi masa libur mahasiswa sekaligus untuk melatih kemampuan komunikasi mareka ketika berhadapan dengan publik (masyarakat) saat menyampaikan pesan-pesan dakwah,” kata Ketua Panitia M Reza Adlani S.Sos, Kamis (31/1/2019).

Salah seorang pemateri Wahyu Rezeki MI.Kom saat menyampaikan materi pelatihan public speaking bagi mahasiswa di Kompleks Markas Dewan Dakwah Aceh, Gampong Rumpet, Kec. Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Kamis (31/1/2019).
Reza menambahkan para peserta selain dibekali materi-materi teori juga diminta untuk mempraktikkannya langsung pada setiap sesinya. Dan kepada peserta yang paling bagus penampilannya akan diberikan penghargaan di sesi terakhir. 

Sementara itu Sekretaris ADI Aceh Dr Abizal M Yati Lc MA mengatakan pelatihan public speaking merupakan alat untuk melatih kader dai agar mampu dan terampil menyampaikan pesan-pesan agama agar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan umat era milineal dengan akurat dan tanpa ada keraguan. 

Oleh karena itu lanjutnya, para mahasiswa Akademi Dakwah perlu dibekali dengan ilmu tersebut agar mereka memiliki keahlian atau kemahiran dalam mengelaborasikan pesan dakwah kepada masyarakat baik di kota atau pedesaan dengan berbagai cara atau metode yang akhirnya pesan-pesan dakwah itu mencapai sasarannya. 

“Mengingat medan dakwah begitu sulit dan tantangan global pun menga-nga di depan mata, kiranya pelatihan ini sangat berharga dan diperlukan bagi eksistensi mereka dalam menghadapi medan dakwah yang sangat menantang di masa depan,” pungkas Dr Abizal. (murdani)
SHARE :
 
Top