Loading...

Dok. Humas Pemkab Aceh Besar
LAMURIONLINE.COM | INDRAPURI -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menyelenggarakan sosialisasi persiapan Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif dan Pemilu Presiden 2019 bagi pemula, perempuan dan kaum marginal yang berlangsung, di Aula Kantor Kecamatan Indrapuri, Selasa (19/3).

Kegiatan yang berlangsung sehari yang dibuka Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali dan diikuti 300 peserta terdiri dari santri, siswa/siswi sekolah menengah dan madrasah Aliyah di Kabupaten Aceh Besar.

Bupati Mawardi pada kesempatan itu mengatakan, pemilih pemula sangat menentukan kualitas dan kuantitas, ia berharap kepada pemilih pemula dapat menentukan hak pilih dengan baik, jangan ikut ikutan.

"Untuk memilih calon dapat mempelajari trackrecordnya, baik itu dalam hal memilih presiden maupun anggota legislatif yang akan mewakili rakyat di DPRK, DPRA, DPR RI maupun DPD RI," ujarnya.

Dijelaskan, Bupati Mawardi, pemilihan umum 2019 ini adalah pemilu terbesar dalam sejarah pemilu Indonesia, karena disamping memilih calon presiden, anggota DRR RI, DPD RI, DPR Aceh, DPRK secara bersamaan. Untuk itu, pemilu kali ini menjadi momentum bagi kita untuk bangkit dan menentukan arah masa depan bangsa.

Ia menjelaskan, generasi muda ini merupakan generasi emas dan sangat penting karena mereka adalah sebagai pemegang tongkat estafet kepemimpinan bangsa dan daerah dan jika sekarang generasi tersebut bagus. Insya Allah Aceh Besar kedepan akan bagus, begitu juga sebaliknya Aceh Besar kedepan akan hancur apabila generasi muda ini hancur, untuk pembinaan terhadap generasi ini merupakan sebuah keniscayaan yang harus dilakukan.

“Mengingat pemilu lebih kurang satu bulan lagi, kita berharap agar pemilih millennial pemula ini supaya tidak golput, mereka itu harus memilih supaya kuantitas pemilihan di Aceh besar menjadi lebih banyak dan persentase pemilih juga lebih besar dibandingkan dengan pemilu-pemilu sebelumnya,” pungkas Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Aceh Besar, Sofian SH mengatakan, bahwa kegiatan sosialisasi ini dilakukan berdasarkan surat dari Mendagri yang mengharuskan Kesbanpol diseluruh Indonesia untuk melaksanakan sosialsiasi pemilu bagi pemilih pemula, perempuan dan kaum marginal, dengan harapan keikutsertaan pemilih pada pemilu tahun 2019 ini mencapai 77,5 persen.

"Berdasarkan data KPU, jumlah pemilih pemula di Aceh Besar sekitar 30 persen dari total jumlah pemilih,” sebut Sofyan.

Peserta mengikuti sosialisasi persiapan Pemilihan Umum Legislatif dan Pemilu Presiden 2019 yang diselenggarakan Badan Kesbangpol Aceh Besar di Aula Kantor Kecamatan Indrapuri, Selasa (19/3/2010)
Sementara itu, untuk peserta yang ikut sosialiasi hari ini sebanyak 300 orang yang terdiri dari santri dayah di Aceh Besar sebenyak 100 dan 200 orang lainnya berasal dari sekolah SMA/MA dan SMK yang dikhususkan bagi yang sudah berumur 17 tahun keatas dan sudah terdaftar sebagai pemilih tetap.

"Peserta, agar menjadi ujung tombak untuk mensosialisasikan kegiatan pemilu ini kepada teman-temannya sehingga mereka itu benar-benar memberikan suara pada pemilu nanti sesuai dengan hati nurani dan tidak terpengaruh oleh bujukan orang lain, demikian Sofian.

Turut hadir Unsur Forkopimda Aceh Besar, Ketua KIP Aceh Besar Cut Agus Fathillah SH MH, para Asisten, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dijajaran Pemkab Aceh Besar, Muspika Indrapuri dan tokoh-tokoh masyarakat. (mariadi)
SHARE :
 
Top