Loading...

dok. IST
LAMURIONLINE.COM I KOTA JANTHO - Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali, Sabtu (26/10) malam, membuka kegiatan Festival Seni Budaya Aceh Besar di Open Outdoor Jantho Sport Center (JSC). 

Festival yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar itu diikuti 20 sanggar, 9 diantaranya dari luar kabupaten untuk tari likok pulo, sedang untuk tari peumulia jamee yang termasuk dalam jenis tari kreasi diikuti 18 sanggar dari SMP Se-derajat yang ada di Kabupaten Aceh Besar.

Festival berlangsung enam hari, 26-31 Oktober 2019. Pembukaan kegiatan ditandai pemukulan Rapai oleh Bupati Aceh Besar.

Bupati mengatakan, pemerintah sangat mendukung Festival ini dilaksanakan. Seni budaya sebut Mawardi merupakan martabat dan harkat masyarakat Aceh Besar sebagai pusat peradaban sejak zaman dahulu.

“Ragam seni ini perlu digalakkan dan dibangkitkan kembali  di tengah-tengah masyarakat terutama di sekolah-sekolah,” ujar Mawardi Ali.

Ia menambahkan, tantangan yang sangat besar ke depan adalah dengan semakin banyaknya budaya luar yang masuk.

“Kita perlu bentengi pengaruh luar ini, masyarakat dunia mengenal suatu daerah itu melalui seni budaya masyarakat tersebut,” kata Mawardi Ali.

Oleh karena itu, ia berpesan kepada Dinas Pendidikan untuk bisa menjaga, melestarikan dan membantu berbagai grup dan sanggar-sanggar yang ada di kabupaten Aceh Besar. Hal ini, sebutnya agar generasi selanjutnya mencintai akan budaya sendiri.


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisbud) Aceh Besar yang diwakili Sekdisbud, Fata Muhammad SPdI selaku panitia penyelenggara menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan seni budaya di Aceh Besar sebagai upaya membentuk keharmonisan masyarakat. 

“Festival ini akan memperlombakan tari likok pulo yang merupakan jenis tari tradisi dan tari peumulia jamee yang merupakan jenis tari kreasi yang diikuti oleh siswa-siswi SMP Sederajat. Festival ini juga bagian dari memperkenalkan ragam seni budaya daerah yang masih belum dikenal secara luas. Dalam Sistem Pendidikan Terpadu (SPT) yang merupakan salah satu program Disdikbud Aceh Besar juga diperkenalkan pendidikan tentang seni budaya di sekolah-sekolah” sebut Fata.

Selain itu, sebut Fata even ini merupakan even seni budaya perdana di tahun 2019 yang melibatkan komunitas seniman dan pegiat seni budaya.

“Beberapa waktu lalu Tari Likok Pulo juga tampil di Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) di Jakarta” ujar Fata Muhammad.

Usai Pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penampilan dari Sanggar Meuligoe, The Little Star, Sanggar Saweuna, Seueng Samlakoe dan Music Performance dari Tamaddun.

Hadir pada pembukaan Festival Seni Budaya tersebut, anggota DPRK, Forkopimda, Kajati, Dandim, Kapolres, Kepala BPNB Aceh, Rektor ISBI, Ketua TP PKK Aceh Besar, Darma Wanita, Kepala OPD dan camat serta sejumlah tamu udangan lainnya.

Editor: Abrar
SHARE :

0 facebook:

Post a Comment

 
Top