Loading...


dok. IST
LAMURIONLINE.COM | BLANG BINTANG - Nenek Dabit (60) salah seorang warga fakir uzur warga Gampong Kayee Kunyet, Kecamatan Blang Bintang kini mulai menempati rumah yang baru saja selesai dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui Baitul Mal yang dikerjakan Kodim 0101/BS.

Penyerahan rumah bantuan Dhuafa kepada Dabit itu oleh Kepala Baitul Mal Aceh Besar, Drs Zamri A Rafar bersama Dandim 0101/BS Kolonel Inf Hasandi Lubis, S.I.P di Gampong Kayee Kunyet, Selasa (5/11) sore disaksikan oleh Muspika Blang Bintang, keuchik dan warga gampong setempat.

Rumah tipe 36 itu dibangun melalui program rumah dhuafa Baitul Mal Kabupaten Aceh Besar yang bekerjasama dengan Dandim 0101/BS sebagai pelaksananya itu rampung dibangun dengan sempurna lebih kurang selama 30 hari kerja.

Peletakan Batu pertama rumah Dabit itu pada 28 September 2019 lalu oleh Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali, Dandim 0101/BS Kolonel Inf Hasandi Lubis, Kepala Baitul Mal Drs Zamri A Rafar dan unsur Muspika Blang Bintang 

Sebelumnya pada pertengahan September lalu, Nenek Dabit ini sempat viral di jaga media Sosial Facebook dan Group Whatsaap di Kabaputen Aceh Besar karena ia sempat tinggal di bekas pos jaga yang sangat jauh dari kata layak huni digampong Kayee Kunyet, Kecamatan Blang Bintang.

Dandim 0101/BS Kolonel Inf Hasandi Lubis mengatakan, ia menargetkan pembangunan rumah Dabit ini siap dibangun selama 20 hari, namun saat itu cuaca hujan pagi dan sore yang tidak memungkinkan untuk bekerja maksimal saat itu. 

Untuk proses pembangunan rumah dhuafa itu, kata Hasandi Lubis, ia mengerahkan personilnya sekitar 10 orang agar waktu pengerjaannya dapat dikerjakan lebih cepat. 

“Dengan personel yang cukup akan mempersingkat waktu pengerjaannya, dan pembangunannya lebih cepat,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, Rumah yang baru saja siap dibangun milik Dabit ini sudah dilengkapi dengan Listrik, dan alat rumah tangga lainnya seperti rak piring, kompor gas dan juga tempat tidur, namun semua itu bukan bagian dari paket bantuan rumah dhuafa dari Baitul Mal.

“Dari Baitul Mal hanya berupa pembangunan rumah saja dan tidak dilengkapi dengan fasilitas lainnya. Untuk listrik ini merupakan bantuan dari PLN Wilayah Aceh untuk rumah Dabit,” ungkap Hasandi Lubis. 

Lebih lanjut kata Kolonel Hasandi Lubis itu, kepada anggotanya yang bertugas setiap hari membangun rumah Dabit itu, ia akan memberikan waktu libur lebih dari anggota lainnya, dimana yang selama pengerjaan rumah itu personel itu tidak diliburkan meskipun hari sabtu dan minggu.

Kepala Baitul Mal Aceh Besar, Drs Zamri A Rafar mengucapkan terima kasih kepada persoil Kodim 0101/BS atas kerjasamanya untuk membangun rumah Dhuafa ini. 





“Alhamdulillah, pembangunanya susuai spesifikasi yang kita buat dan sesuai dengan harapan kita semua,” katanya.

Katanya, program pembangunan rumah dhuafa ini terus dilakukan ditahun-tahun berikutnya, dan bekerjasama dengan pihak TNI, insya Allah terus akan dilanjutkan. Baitul Mal Aceh Besar memiliki program untuk pembangunan rumah Dhuafa yang alokasinya setiap tahun sebanyak 2 unit disetiap Kecamatan.

Kepada Dabit, Zamri A Rafar meminta agar dapat menempati rumah yang telah diberikan itu sebagai tempat untuk berlindung, berteduh dan beribadah kepada Allah. Ia juga meminta agar berdoa kepada para Muzakki agar diberikan kemudahan rezekinya dan lancar usahanya.

Sementara itu, Dabit (60) penerima bantuan Rumah Dhuafa di Kaye Kunyet itu dengan wajah yang gembira dan senyum sumringah nya ia mengaku senang bisa menempati rumah yang layak disisa umurnya yang sudah lanjut.

“Terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemerintah dan semua pihak yang telah membantunya, hanya Allah yang bisa membalas kebaikan bapak ibu semua,”pungkas Dabit. (mariadi)
SHARE :

0 facebook:

Post a Comment

 
Top