Loading...

dok. IST

LAMURIONLINE.COM | ACEH BESAR – Kegiatan workshop pelatihan pembuatan media pembelajaran digital digelar MTsS Mon Malem di ruang madrasah, Sabtu (29/08). Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari (29 - 31 Agustus) ini merupakan bentuk persiapan dari MTsS Mon Malem dalam menghadapi tantangan pendidikan di madrasah dalam hal pembelajaran yang lebih maksimal.

Acara yang dipandu Anna Setiawati SAg, salah seorang guru honorer MTsS Mon Malem yang saat ini juga sedang belajar membuat kelas online bernama Proyek Video Nasional (PVN). 

Materi workshop yang disampaikan memuat tentang langkah–langkah dalam pembuatan video media pembelajaran. Dalam pemaparannya, Anna menjelaskan konsep media pembelajaran yang inovatif dan interaktif. Selain itu, juga diberikan contoh tools yang dapat digunakan untuk membuat media pembelajaran interaktif, salah satunya adalah dengan menggunakan aplikasi kinemaster yang bisa didownload diplaystore android. 

Melalui kinemaster, guru dapat merekam video pembelajaran serta mengubah layar layout green screen serta melakukan presentasi dan dilanjutkan dengan livestream kepada siswa melalui YouTube sehingga siswa dapat mengikuti pembelajaran secara online.

Anna menambahkan pembuatan video sebagai media pembelajaran agar dibuat semenarik mungkin. 

”Untuk pembuatan video yang menarik diperlukan materi yang menarik juga, sebagai langkah awal bapak ibu dapat menyiapkan sebuah file video atau rekaman yang tidak monoton, bisa ditambahkan dengan gambar atau animasi, warna yang menarik serta pemilihan transisi slide yang berbeda,” ujarnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Kepala MTsS Mon Malem, Musdiyaz SPd menyampaikan harapannya yaitu semoga dengan kegiatan ini kompetensi guru di MTsS Mon Malem, khususnya dalam bidang pembuatan media pembelajaran yang interaktif menjadi meningkat dan dapat diimplementasikan pada saat pembelajaran online. 

“Sudah seharusnya kita memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang baik dalam memanfaatkan IT sebagai salah satu media pembelajaran, sehingga pembelajaran online dapat berjalan dengan maksimal. Kita harus berani melakukan inovasi secara cepat dan tepat sesuai dengan perkembangan zaman,” harapnya.



“Dan setiap RPP yang telah disusun oleh bapak ibu guru dapat diwujudkan dalam bentuk video untuk pembelajaran online tersebut, hal ini selaras dengan arahan dari Bapak Kasi Penmad Kemenag Kabupaten dan Kemendikbud,” tambah Musdiyaz. 

Selain pembuatan video pembelajaran menggunakan kinemaster juga disampaikan tentang penerbitan buku ber ISBN.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Pengawas, Rasyidah Lubis (rel).
SHARE :
 
Top