Salah seorang trainer sedang menyampaikan materinya pada kegiatan training penguatan pendidikan karakter bagi siswa di aula SMA Negeri 2 Banda Aceh, jln TWK. Hasyim Banta Muda No 8, Kp. Mulia, Kec. Kuta Alam, Banda Aceh.

LAMURIONLINE.COM I BANDA ACEH - SMA Negeri 2 Banda Aceh menggelar training penguatan pendidikan karakter bagi siswa di aula sekolah tersebut, jln TWK. Hasyim Banta Muda No 8, Kp. Mulia Kec. Kuta Alam, Banda Aceh.

Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 28 - 30 November 2020 itu diikuti oleh 50 siswa dari beberapa SMA yang ada di Banda Aceh dan di buka secara resmi oleh Kepala SMA Negeri 2 Banda Aceh, Drs Mukhtar.

Pelaksanaan kegiatannya berlangsung dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) Covid-19. Protokol kesehatan diterapkan mulai dari registrasi hingga proses pelatihan berlangsung, termasuk sejumlah kegiatan lainnya. Diantaranya mencuci tangan atau membawa hand sanitizer, jagak jarak dan menggunakan masker. 

Panitia pelaksana, Roslaila Usman Latief S.Ag, Senin (30/11) mengatakan efek dari kemajuan teknologi banyak diantara siswa yang terpengaruh dengan digital, sehingga mareka tidak peduli lagi dengan sekolah, keluarga dan lingkungan. Akibatnya kehidupan mareka menjadi tidak terarah dan seolah-olah hidup dalam kesunyian ditengah keramaian seperti diperbudak oleh medsos.

“Kondisi itu merupakan efek dari 7 bulan sekolah tidak aktif dengan tatap muka.  Sehingga timbulnya rasa malas untuk belajar, tidak peduli dengan lingkungan, sering abai dengan perintah orang tua dan berbagai prilaku karakter buruk lainnya. Dan menyikapi persoalan tersebut, pengelola boarding SMA Negeri 2 Banda Aceh   melaksanakan kegiatan penguatan pendidikan karakter bagi siswa,” kata Roslaila Usman Latief.

Ia menjelaskan kegiatan tersebut dipandu langsung oleh tim I Live Smart Aceh yang merupakan trainer dan motivator dari lembaga pengembangan proses belajar dan pengembangan diri siswa.

Sementara itu Kepala SMA Negeri 2 Banda Aceh, Drs Mukhtar dalam sambutannya menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan pelatihan tersebut. Ia berharap para peserta dapat serius dan aktif mengikuti semua materi yang disampaikan.

“kami berharap kegiatan itu dapat berefek pada perubahan karakter siswa sehingga mareka akan menjadi siswa yang shaleh, muslih, cerdas, mandiri dan terampil serta bertanggung jawab baik dalam proses belajar di sekolah, dalam keluarga dan bermanfaat juga di lingkungan sekitarnya,” pungkas Mukhtar. (murdani/rel)

SHARE :
 
Top