Para santriwan dan santriwati saat mengikuti program upgrading bahasa Inggris di dayah tersebut jalan Banda Aceh-Medan, Km 19,5 Gampong Tumbo Baro, Kecamatan Kuta Malaka, Aceh Besar, Minggu (31/10/2021)

LAMURIONLINE.COM I ACEH - Dalam rangka meningkatan kemampuan berbahasa asing, khususnya bahasa Inggris, Dayah Darul Quran Aceh menggelar program upgrading bahasa Inggris kepada semua santri dan santriwati di dayah tersebut jalan Banda Aceh-Medan, Km 19,5 Gampong Tumbo Baro, Kecamatan Kuta Malaka, Aceh Besar.

Koordinator kegiatan yang juga Kepala Kepegawaian dan Kesekretariaan Dayah Darul Quran Aceh, Ustazah Hammatan, Minggu (31/10) mengatakan kegiatan yang bekerja sama dengan lembaga Mr.Pepsi Upgrade English Course itu juga mendatangkan tentor professional dari Kampung Pare (Kampung Inggris), Kediri, Jawa Timur. 

Ia menambahkan bahasa Inggris merupakan bahasa Internasional yang saat ini sangat diperlukan oleh semua lapisan masyarakat untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi era globalisasi, tidak terkecuali di Dayah Darul Qur’an Aceh. 

Oleh karena itu dalam upaya peningkatan kemampuan dan memberikan pengalaman belajar yang berbeda maka dayah Darul Qur’an Aceh bekerjasama dengan Kampung Inggris Pare Kediri, tepatnya Lembaga Mr.Pepsi Upgrade English Course melakukan upgrading bahasa untuk para santriwan/santriwati. 

“Adapun tujuannya adalah untuk mengembangkan kemampuan percakapan (speaking skill) dan menambah wawasan bahasa Inggris (new English method and approach). Selain itu optimalisasi kemampuan praktikal dan jiwa kemandirian serta disiplin bagi peserta didik,” kata Ustazah Hammatan.

Ia menjelaskan program tersebut akan berlangsung selama 4 bulan, mulai September hingga Desember 2021. Tentor dari tim Kampung Inggris Pare terdiri dari 2 tenaga pengajar untuk putra dan 2 pengajar untuk putri. Ada hal yang sangat menarik dalam program tersebut karena tim pengajar dipanggil dengan sebutan coach (pelatih) layaknya dalam permainan bola. 

Kegiatan tim tersebut diantaranya mengajar di dalam Kelas 1 SMP dan kelas 1 SMA dengan metode yang tidak sama dengan lembaga formal, mendampingi kelas vocabulary dan mufradat, grammar class, public speaking dan kelas khusus ustaz ustazah. 


“Tim pengajar ini juga berupaya menciptakan lingkungan berbahasa di Dayah Darul Qur’an Aceh dengan adanya speech punishment, pendampingan dan public speaking show,” kata Ustazah Hammatan. 

Direktur Lembaga Mr.Pepsi Upgrade EC, Fipsi Endrawan mengatakan tantangan dalam program tersebut adalah membawa lingkungan kampung Inggris ala Pare Kediri ke Dayah Darul Qur’an Aceh. Akan tetapi yang dirasakan sangatlah mudah dikarenakan semua stakeholder yang ada di dayah sangatlah mendukung mulai sampai pimpinan, pengasuh dan para ustad dan ustazah. 

“Apalagi kegiatan-kegiatan berbahasa sudah ada di dayah ini sehingga tinggal memberikan warna dan konsep yang lebih efektif,” kata Fipsi Endrawan.

Sementara itu Direktur Dayah Darul Quran Aceh, Ustaz Hajarul Akbar, MA berharap program tersebut mampu membentuk karakter para santri dalam berbahasa Inggris dengan kemampuan speaking, vocabulary dan pronunciation yang bagus sehingga bisa diterapkan dalam keseharian santri nantinya. 

“Ini merupakan program serius dan dimintakan kepada para santri untuk tidak main-main. Saya berharap nantinya para santri Darul Quran Aceh semuanya mampu berbahasa Inggris. Selain itu akan mampu menerjemahkan dan menafsirkan Al-Quran dalam bahasa inggris,” pungkas Ustaz Hajarul Akbar. (murdani/rel)

SHARE :
 
Top