LAMURIONLINE.COM I BANDA ACEH Gubernur Aceh yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Keistimewaan Sekda Aceh, M Jafar, membuka Madrasah for Art, Religion, Science, Sport and Language atau MARSSAL ke-8 yang digelar MTsN 1 Kota Banda Aceh, Senin, (21/2).

Marssal merupakan even tahunan yang mengadakan ragam perlombaan antar sekolah tingkatan MTs, MI dan SD se- Aceh

Dalam sambutannya, Jafar mengapresiasi segenap keluarga besar MTsN 1 Banda Aceh yang menggelar kompetisi tersebut setiap tahunnya.
Ia berharap melalui kegiatan tersebut akan muncul anak Aceh yang unggul di bidang akademik dan non akademik.

Jafar mengingatkan, peserta agar tidak menjadikan kompetisi tersebut sebagai ajang kejuaraan semata. Namun esensi kegiatan tersebut terletak pada nilai pendidikan untuk menjadi pengalaman belajar.

“Memang yang namanya kompetisi merupakan ajang untuk mencari juara, namun pada dasarnya kegiatan ini merupakan wahana pembelajaran, terutama dalam hal olah pikir, olah hati dan olah rasa, ” kata Jafar.

Jafar berharap kegiatan itu bisa membawa pencerahan dan mendorong semangat anak-anak untuk mengukir prestasi semaksimal mungkin, agar setiap Madrasah dapat berfungsi sebagai tempat mencetak generasi penerus bangsa di masa depan yang berkualitas dan berakhlakul karimah.

“Seiring tuntutan global, sudah waktunya bagi madrasah untuk melahirkan generasi-generasi Aceh yang dinamis dan presentatif. Ketika hal ini terjadi, tentunya akan semakin mengukuhkan posisi madrasah yang memiliki posisi dan peran strategis dalam membangun akhlak, moralitas dan prestasi anak bangsa, ” kata Jafar.




Marssal ke delapan diikuti 1.051 peserta dari dari 14 Sekolah Dasar, 14 Madrasah Ibtidaiyah, dan 11 MTs di seluruh Aceh. Adapun cabang lomba yang digelar diantaranya adalah cerdas cermat, kaligrafi, MTQ, olimpiade matematika, olimpiade sains, pidato bahasa Arab dan Inggris.

Kegiatan tersebut akan berlangsung mulai dari tanggal 21 sampai 24 Februari 2022.

Kepala MTsN 1 Kota Banda Aceh, Junaidi Ibas mengatakan, sebagai sekolah unggulan di Aceh pihaknya terus melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan prestasi murid.

“Berbagai program kita lakukan, diantaranya kita membentuk kelas unggulan dalam belajar. Ada kelas riset, tahfiz, bilingual dan olimpiade sains, ” kata Junaidi.

Junaidi mengatakan, pihaknya juga mengadakan kelas khusus untuk murid yang memiliki ketrampilan khusus. Dalam belajar di sekolah pihaknya mengikuti regulasi yang ada dari pemerintah dan juga mendampingi serta memotivasi para guru agar lebih baik.

“Proses tersebut membuat MTs 1 Banda Aceh meraih ragam prestasi di tingkat daerah maupun nasional. Terakhir pada 2021 kami mengirim murid untuk ikut lomba karya tulis ilmiah tingkat nasional dan alhamdulillah berhasil meraih juara dua, ” ujar Junaidi.

Dalam kesempatan tersebut, Junaidi menyampaikan terimakasih kepada semua pihak baik pemerintah maupun segenap unsur dewan guru yang telah mendukung pelaksanaan Marssal ke-8.

Reportase: Abrar/Herman

SHARE :

0 facebook:

Post a Comment

 
Top