LAMURIONLINE.COM I ACEH - Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, SH MA MH, Rabu (23/3) menyampaikan kuliah umum di Dayah Darul Quran Aceh (DQA) Jln Banda Aceh Medan, KM 19,5 Gampong Tumbo Baro, Kec. Kuta Malaka, Kab. Aceh Besar. 

Kuliah umum yang berlangsung selama 120 menit itu diikuti oleh seluruh santri dan dewan guru Dayah DQA dan berlangsung di masjid dayah setempat. Adapun modetarornya langsung oleh Direktur Dayah DQA, Ustaz Hajarul Akbar Al Hafiz MA. 

“Beliau ini seorang kiyai dan penulis Al Quran Mushaf Banten. Selain itu juga penghafal Al Quran dan sekarang diberikan amanah sebagai Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Beliau merupakan sosok yang memiliki banyak prestasi dalam bidang Al Quran dan juga sebagai dewan hakim kaligrafi event tingkat Nasional,” kata Ustaz Hajarul Akbar saat memperkenalkan tokoh muda tersebut.

Direktur DQA bertindak langsung sebagai moderator memperkenalkan sosok akademisi yang datang ke DQA tersebut, dengan menceritakan langsung kepada seluruh santri bahwa yang datang ke DQA ialah 

Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu menyampaikan kuliah umumnya tentang “Pendidikan di Pesantren dan Tips agar Senantiasa Istiqamah bersama AL Quran”.

Dalam paparannya, Dr. Ahmad Tholabi Kharlie menyampaikan berada di pesantren itu suatu kebahagian bagi dirinya. Hingga saat ini ia juga masih merasa sebagai seorang santri yang terus menuntut ilmu dan sennatiasa bersama Al Quran.

“Pendidikan pesantren itu akan membuat kita mendapatkan kebaikan di dunia maupun akhirat. Dan keduanya akan kita peroleh selama kita yakin dan bersungguh-sunguh dalam belajar,” kata Dr. Ahmad Tholabi Kharlie.

Dalam kesempatan itu ia juga menyampaikan kiat-kiat menjadi santri yang berprestasi. Diantaranya dengan cara selalu mengharap ridha Allah, berbakti kepada kedua orangtua dan tekun dalam belajar untuk mengembangkan diri khususnya bagi para penghafal Al Quran. 





“Adapun lika-liku dan tantangan pasti ada dan rasa jenuh serta bosan terus mengintai kita. Namun jangan menyerah, terus berjuang dan syiarkan ia dengan motivasi diri. Ikuti setiap event yang positif agar memacu keinginan meningkatkan kemampuan di bidang Al-Quran,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut ia juga menyampaikan terdapat 10 mahasiswa kedokteran yang berprestasi hari ini di kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, seluruhnya merupakan para penghafal Al-Quran. 

“Oleh karena itu saya berpesan kepada para santri Dayah DQA agar terus bersama Al-Quran dan menjaganya. Semoga dari dayah ini nantinya akan melahirkan banyak penghafal Al-Quran,” ungkap Kiyai Dr. Ahmad Tholabi Kharlie.

Kuliah umum itu diakhiri dengan tanya jawab dimana respon positif terlihat dan terpancar dari raut wajah santri DQA. (murdani/rel)

SHARE :
 
Top