lamurionline.com -- Kota Jantho --
Keuchik Ramli Lampaku, yang akrab disapa Syeh Ramli Seumapa, telah memberikan pemahaman yang mendalam tentang adat Seumapa dalam prosesi perkawinan di Aceh. Hal ini dilakukan dalam acara Jambo Apresiasi Seni  pada Rabu (8/5/2024).

Seumapa, sejenis seni tutur Aceh yang serupa dengan berbalas pantun, memiliki peran penting dalam prosesi perkawinan. Keuchik Ramli menjelaskan bahwa Seumapa tidak hanya berkutat pada pantun semata, tetapi lebih menekankan pada penyampaian adab dan ilmu bagi masyarakat yang menghadiri prosesi tersebut.


Dalam sesi pemaparannya, Keuchik Ramli tidak hanya memberikan teori, namun juga langsung mempraktekkan cara Seumapa di depan peserta yang hadir. Antusiasme peserta terhadap demonstrasi langsung ini sangat tinggi.

Pimpinan Seueng Samlakoe, Syeh Medya Hus, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyatakan bahwa di bawah naungan komunitas Seueng Samlakoe telah banyak generasi penerus yang mampu mempertahankan tradisi Seumapa. Selain Seumapa, komunitas ini juga mempelajari dan mempraktikkan jenis seni tutur tradisional Aceh lainnya, seperti hiem, hikayat, cae, dan nazam Aceh.


Sementara itu, Ketua DKA Aceh Besar Mariadi ST MM, secara terpisah juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui Disdikbud Aceh Besar yang selalu memberikan ruang untuk DKA dan para seniman, budayawan serta sanggar dalam mengembangkan karya seni dan budaya. “Dalam berbagai event DKA selalu dilibatkan. Tentu ini terus dapat kita pertahankan untuk kemajuan dan pengembangan seni dan budaya di Aceh Besar,” pungkasnya.

Diskusi yang berlangsung di sesi tersebut juga mencerminkan antusiasme peserta dalam menggali lebih dalam tentang seni tutur tradisional Aceh, menunjukkan pentingnya pelestarian dan pengembangan warisan budaya ini di tengah-tengah masyarakat Aceh yang maju secara modern.(Cek Man/Abrar)

SHARE :

0 facebook:

Post a Comment

 
Top