LAMURIONLINE.COM | ACEH TAMIANG - Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir menegaskan proses belajar mengajar (PBM) di wilayah terdampak banjir Aceh Tamiang akan tetap berjalan sesuai jadwal. Format pelaksanaan PBM disesuaikankan dengan kondisi masing-masing wilayah.
"Kami memastikan bahwa proses belajar mengajar ini akan tetap berlanjut mulai Senin, 5 Januari 2026 dengan format yang disesuaikan," kata M Nasir saat meninjau langsung aksi gotong royong massal yang dilakukan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Aceh di Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (4/1/2026).
Menurut M Nasir, meski beberapa sekolah sempat terdampak cukup parah oleh genangan air dan lumpur, Pemerintah Aceh memastikan hal tersebut tidak akan menghambat hak belajar siswa.
"Guru tetap mengajar bukan hanya untuk mengejar kurikulum, tetapi karena mereka memiliki peran penting dalam aspek psikososial siswa. Kehadiran guru bersama siswa dan berkumpulnya para siswa akan membantu memulihkan kondisi emosional mereka setelah menghadapi bencana," ungkapnya.
Ia mengatakan, aksi gotong royong massal difokuskan pada pembersihan material lumpur sisa banjir di sejumlah fasilitas pendidikan.
Dalam kunjungannya, M Nasir didampingi Asisten 1 Bidang Pemerintahan , Drs. Syakir memantau beberapa titik lokasi, di antaranya TK Negeri 1 Pembina Kuala Simpang, SMKN 1 Kuala Simpang, dan SDN 4 Kuala Simpang.
Kehadiran para ASN untuk mempercepat pemulihan fasilitas publik agar dapat segera digunakan kembali.
"Kami ingin memastikan sarana pendidikan kembali bersih dan layak digunakan. Fokus utama adalah membersihkan sisa lumpur agar lingkungan sekolah kembali sehat," ujar M. Nasir di sela-sela kegiatannya.
Kemudian Sekda Aceh, M Nasir juga menyisir sejumlah sarana publik lainnya yang mengalami kerusakan pascabencana. Peninjauan ini dilakukan untuk mendata kerusakan infrastruktur guna langkah perbaikan lebih lanjut.
Menurutnya, kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk respons cepat Pemerintah Aceh dalam menangani dampak bencana, guna menjamin pelayanan publik dan aktivitas pendidikan tidak lumpuh terlalu lama pascabanjir. (Sayed M. Husen)


0 facebook:
Post a Comment