LAMURIONLINE.COM | BANDA ACEH - Pemerintah Aceh mengapresiasi langkah cepat Pimpinan DPR-RI dalam membentuk Satuan Tugas (Satgas) penanganan bencana. Kehadiran Satgas ini dinilai memberikan dampak positif dalam mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak di Aceh.
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, menyatakan, kehadiran Satgas DPR-RI merupakan wujud nyata perhatian negara yang responsif terhadap aspirasi masyarakat Aceh.
“Kami melihat dampak yang signifikan sejak Rakor perdana yang dipimpin langsung oleh Prof Sufmi Dasco Ahmad bersama para Menteri dan jajaran kepala daerah pada Selasa 30 Desember 2025 lalu. Kebijakan dan arah penanganan kini menjadi jauh lebih cepat, efektif, dan terukur,” ujar Muhammad MTA dalam keterangan resminya, Minggu (4/1/2026).
Muhammad MTA menjelaskan, kehadiran Satgas DPR-RI berhasil memangkas birokrasi yang selama ini sering menjadi kendala. Dalam Rakor perdana tersebut, berbagai persoalan teknis di lapangan hingga hambatan kebijakan anggaran dapat diputuskan dan diselesaikan secara instan di tempat.
“Atas langkah ini, Gubernur Mualem selaku Kepala Pemerintah Aceh menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pimpinan DPR-RI. Respon ini sangat membantu percepatan pemulihan Aceh dari dampak bencana,” tambahnya.
Salah satu poin krusial yang ditegaskan Pemerintah Aceh adalah bentuk pengawasan lapangan yang dilakukan secara langsung (on-the-spot).
Satgas DPR-RI tidak hanya berkoordinasi di tingkat provinsi, tetapi juga mendirikan kantor di Kabupaten Aceh Tamiang, yang merupakan wilayah dengan dampak kerusakan paling parah.
“Ini bukti pengawasan yang paripurna. Pemerintah pusat hadir melalui kementerian/lembaga, dan DPR-RI hadir melakukan supervisi langsung di lapangan. Hal ini menegaskan, penanganan bencana di Aceh adalah prioritas nasional,” tegas MTA. (Sayed M. Husen)

0 facebook:
Post a Comment