LAMURIONLINE.COM | KOTA JANTHO – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Besar, Firdaus, S.E., M.M., secara resmi menutup kegiatan Gebyar Ramadhan ke-24 Gampong Tumbo Baro, Kecamatan Kuta Malaka, Kabupaten Aceh Besar, pada Jum’at malam (6/3/2026).
Kegiatan tahunan yang telah berlangsung lebih dari dua dekade ini berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat setempat.
Pada ajang tahun ini, Dusun Baktrieng berhasil meraih juara umum dengan perolehan nilai tertinggi, yakni 53 poin, unggul satu poin dari pesaing terdekatnya. Posisi kedua diraih oleh Dusun Cot Bada dengan 52 poin, disusul Dusun Blang dan Dusun Pusat.
Dalam sambutannya saat menutup acara, Firdaus menyampaikan apresiasi kepada para pemuda dan pemudi Gampong Tumbo Baro yang telah berhasil menyelenggarakan kegiatan keagamaan tersebut hingga memasuki pelaksanaan ke-24. Ia menilai kegiatan seperti Gebyar Ramadhan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda.
“Saya sangat mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan seperti ini. Dari panggung yang sederhana ini bisa lahir generasi-generasi hebat di masa depan,” ujar Firdaus.
Ia juga menekankan bahwa pembangunan generasi muda tidak hanya berfokus pada kecerdasan intelektual, tetapi juga harus diiringi dengan pondasi keimanan yang kuat. Menurutnya, kegiatan bernuansa keagamaan seperti Gebyar Ramadhan menjadi sarana strategis untuk menanamkan nilai-nilai Islami sejak dini kepada generasi penerus.
Pada kesempatan yang sama, Penjabat (Pj) Keuchik Gampong Tumbo Baro, Adlan, turut menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh panitia serta para pemuda-pemudi yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, khususnya pemuda dan pemudi Gampong Tumbo Baro yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan maksimal. Semoga segala usaha dan kerja keras ini menjadi amal ibadah,” kata Adlan.
Sementara itu, Ketua Panitia Gebyar Ramadhan ke-24, Raif Al Ghifari, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjadi wadah pengembangan bakat generasi muda sekaligus membentuk mental dan karakter mereka agar lebih dekat dengan nilai-nilai Islam.
“Kami ingin generasi Gampong Tumbo Baro tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik. Seperti pepatah mengatakan, ilmu tanpa iman akan pincang dan iman tanpa ilmu akan goyah,” ungkap Raif.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran pemerintahan Gampong Tumbo Baro yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut, serta kepada para donatur yang telah membantu sehingga acara dapat terlaksana dengan meriah.
Selain itu, ia juga mengapresiasi seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan menunjukkan bakat terbaik mereka selama rangkaian perlombaan berlangsung.
Raif menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan Gebyar Ramadhan 1447 Hijriah telah berlangsung sejak 23 Februari hingga 6 Maret 2026. Berbagai perlombaan digelar untuk memeriahkan acara tersebut, di antaranya Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), lomba azan, pidato Islami, kaligrafi, hafalan ayat pendek, lomba mewarnai, busana muslim, cerdas cermat, rangking satu, serta lomba doa harian.
Acara penutupan berlangsung dengan penuh semangat dan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan serta masyarakat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRK Aceh Besar, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh Besar, para keuchik, tuha peut, tuha lapan, tokoh masyarakat, serta warga Gampong Tumbo Baro.
Dengan terselenggaranya Gebyar Ramadhan ke-24 ini, diharapkan tradisi positif yang telah berlangsung selama lebih dari dua dekade tersebut dapat terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi gampong-gampong lainnya di Kabupaten Aceh Besar dalam membina generasi Qurani yang berdaya saing, berkarakter, serta berlandaskan nilai-nilai Islam.*

0 facebook:
Post a Comment